8 Ribu Prajurit TNI Siap Berangkat ke Gaza Akhir Juni 2026

MARKAS Besar Tentara Nasional Indonesia menargetkan 8 ribu pasukan perdamaian dan kemanusiaan Indonesia yang akan dikirim ke Gaza, Palestina, dalam kondisi siap berangkat pada Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigadir Jenderal Donny Pramono memaparkan, pada Februari terdapat 1000 personel yang ditargetkan siap berangkat. Kemudian sisanya menyusul paling lambat Juni 2026. 

“Sekitar seribu personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat awal April 2026 dan seluruh elemen 8 ribu personel ditargetkan siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026,” kata dia melalui keterangan tertulis pada Minggu, 15 Februari 2026. 

Donny menjelaskan, frasa siap berangkat bukan berarti pasukan telah berangkat ke Gaza pada hari itu. Melainkan benar-benar dalam kondisi siap untuk diberangkatkan sewaktu-waktu. “Jadwal keberangkatan tetap sepenuhnya menunggu keputusan politik negara dan mekanisme internasional yang berlaku,” tuturnya.

Ia menyampaikan hingga saat ini TNI Angkatan Darat belum menerima informasi keputusan politik mengenai tanggal keberangkatan tentara ke Gaza tersebut. TNI maupun Kementerian Pertahanan masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto. 

Adapun pengiriman TNI ke Gaza merupakan bagian dari keputusan Indonesia bergabung dengan pasukan stabilisasi internasional atau International Stabilization Force (ISF) di Gaza, Palestina. Pasukan ini dirancang oleh Amerika Serikat dan disepakati menjadi resolusi 2803 Dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 17 November 2025. 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya berujar prajurit TNI yang akan bergabung dengan pasukan perdamaian dari berbagai negara itu memiliki tujuan untuk mengurangi eskalasi konflik.

Prasetyo berharap pasukan perdamaian bisa meredam konflik sekaligus memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat Palestina. “Setidaknya itu kita berharap akan mengurangi eskalasi konflik yang ada di Gaza sehingga saudara-saudara kita terkurangi penderitaannya,” kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa, 10 Februari 2026.

Ervana Trikanaputri berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: BGN Tetapkan Skema Pendistribusian MBG Selama Libur Lebaran

  • Related Posts

    Gempa M 4,6 Terjadi di Melonguane Sulut

    Kepulauan Talaud – Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,6 terjadi di Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut). Kedalaman gempa 10 Km. Melalui akun X nya, BMKG menyampaikan gempa terjadi Minggu (15/2/2026)…

    Pramono Usul Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Lebaran Betawi 2026 digelar di Lapangan Banteng. Pramono ingin warga Betawi sebagai tuan rumah yang pertama kali menggunakan Lapangan Banteng usai renovasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *