Alutsista Baru TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 Buatan Italia

KAPAL perang terbaru TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321, resmi memulai pelayaran menuju Indonesia setelah bertolak dari Base Navale della Spezia, Italia, Rabu, 11 Februari 2026. Keberangkatan kapal buatan galangan Italia itu menjadi bagian dari penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) matra laut.

KRI Prabu Siliwangi-321 berada di bawah komando Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja. Kurniawan mengatakan pelayaran menuju tanah air bukan sekadar perjalanan rutin, melainkan bagian dari penguatan postur pertahanan maritim nasional. Kapal ini berasal dari galangan Fincantieri, Italia.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Bukan saja perlayaran menuju tanah air, melainkan langkah besar dalam penguatan postur pertahanan maritim nasional. KRI Prabu Siliwangi-321 hadir dengan kesiapan personel yang tangguh dan sistem persenjataan yang telah melalui serangkaian pengujian ketat,” kata Kurniawan dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu, 14 Februari 2026.

Pelepasan kapal juga dipimpin langsung oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Italia dan Vatikan, Junimart Girsang, serta Komandan Satuan Tugas Laksamana Pertama TNI Sumarji Bimoaji bersama komando kapal. 

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, mengatakan kapal tersebut diperkirakan tiba di Indonesia pada awal April 2026. Menurut dia, rute pelayaran akan melewati jalur Afrika dengan mengelilingi Benua Afrika sebelum memasuki perairan Indonesia.

Ali menjelaskan kapal produksi galangan Italia, Fincantieri, itu diawaki personel TNI AL yang sebelumnya telah menjalani pelatihan di Italia. Sebelum bertolak, KRI Prabu Siliwangi-321 telah melaksanakan sejumlah latihan dan uji tembak di perairan Italia. “Seluruh uji coba dan latihan berhasil dilakukan,” kata Ali saat jumpa pers di Jakarta Utara, Kamis, dikutip dari Antara. 

Setibanya di Indonesia, KRI Prabu Siliwangi-321 direncanakan bergabung dengan armada sejenis, KRI Brawijaya-320, di Komando Armada II. Kehadiran kapal ini diharapkan memperkuat kemampuan tempur TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional di wilayah perairan Indonesia.

  • Related Posts

    Puluhan Santri di Ngawi Diduga Keracunan MBG, Jalani Perawatan di RS

    Jakarta – Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hijrah di Desa Karangasri, Ngawi, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makan bergizi gratis (MBG). Para korban kini dirawat sejumlah…

    TNI AL Siapkan Satuan Pengawak Kapal Induk Garibaldi

    KEMENTERIAN Pertahanan menyatakan TNI AL tengah menyiapkan satuan pengawak untuk kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, yang akan diterima melalui skema hibah dari Pemerintah Italia. Kapal tersebut merupakan buatan galangan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *