MANTAN Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo meninggal dunia pada Ahad malam, 8 Februari 2026. Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina itu wafat sekitar pukul 20.40 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mengatakan, jenazah Agus Widjojo setelah dimandikan langsung dibawa ke rumah duka di Puri Cikeas, pada pukul 23.00 WIB. Prosesi pemakaman dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026.
“Prosesi diawali dengan pemberangkatan jenazah dari rumah duka menuju Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri,” kata Ace Hasan, Senin pagi, 9 Februari 2026.
Jenazah dijadwalkan tiba di Gedung Pancasila untuk disemayamkan. Di lokasi dilaksanakan upacara persemayaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum. Setelah itu, jenazah diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Setibanya di Kalibata, jenazah Agus Widjojo akan dimakamkan dengan upacara militer. Prosesi pemakaman disiapkan oleh Garnisun Tetap I/Jaya, termasuk tata upacara pelepasan di Kementerian Luar Negeri dan pemakaman di Kalibata.
Inspektur upacara pelepasan jenazah di Kementerian Luar Negeri direncanakan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri, sementara upacara pemakaman di Kalibata akan dipimpin oleh Gubernur Lemhannas.
Dalam upacara pemakaman, pengibar bendera Merah Putih akan berasal dari Lemhannas, terdiri atas empat perwira tinggi bintang dua dari masing-masing matra. Pasukan upacara juga telah disiapkan lengkap menggunakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) I.
Agus memiliki rekam jejak panjang di lingkungan militer dan penugasan internasional. Ia pernah bertugas sebagai perwira pada International Commission for Control and Supervision di Vietnam pada 1973, serta tergabung dalam Kontingen Indonesia pada United Nations Emergency Force II di Sinai, Timur Tengah, pada 1975.
Menjelang masa purna tugas pada 2003, Agus sempat menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain sebagai Kepala Staf Teritorial Panglima TNI dan Wakil Ketua MPR dari Fraksi TNI/Polri. Selain karier militernya, Agus juga menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.






