Mendagri Tetapkan Hari Bersih-bersih Rutin Selasa-Jumat

MENTERI Dalam Negeri atau Mendagri Muhammad Tito Karnavian bakal mengeluarkan surat edaran penetapan hari bersih-bersih atau korve setiap Selasa dan Jumat. Dalam dunia militer, korve mengacu pada kegiatan kerja bakti bersih-bersih yang dilakukan oleh prajurit. “Surat edaran untuk pembersihan sampah, kemudian gerakan untuk korve itu dilakukan secara rutin,” ujar Tito di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 9 Februari 2026.

Ia menjelaskan, lingkungan TNI dan Polri memiliki kebiasaan bersih-bersih. Namun, kata Tito, surat edaran yang bakal diteken dirinya itu bukan berarti meniru kerja TNI maupun Polri. “Hanya mungkin biasanya kalau TNI-Polri itu Selasa dan Jumat itu hari kebersihan, ya, hari olahraga sekaligus hari korve. Bukan bermaksud meniru TNI-Polri ya, atau militerisme, bukan,” ujar Tito.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dia menegaskan hal-hal baik, misalnya menjaga kebersihan, berlaku untuk semua unsur masyarakat. “Tidak hanya untuk militer,” tutur dia. 

Adapun surat edaran itu sebagai bentuk tindak lanjut terhadap instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi nasional atau rakornas pemerintah pusat dan daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pekan lalu. “Ada arahan Presiden. Salah satunya soal kebersihan, sampah, keasrian daerah masing-masing. Nah, para kepala daerah saya minta untuk melakukan tindak lanjut,” kata mantan Kepala Kepolisian RI ini.

Tito menuturkan, surat edaran bakal menjadi acuan bagi kepala daerah untuk melakukan pembersihan di wilayah masing-masing. Tito mengatakan telah diperintahkan Presiden Prabowo melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk menginventarisasi daerah mana saja yang telah menindaklanjuti arahan itu.

Sebelumnya, Prabowo Subianto memerintahkan jajaran kepala daerah, kementerian, TNI hingga Polri, serta perusahaan pelat merah turut berperang melawan sampah. Dalam rakornas pada Senin, 2 Februari 2026 lalu, Prabowo menyatakan dirinya mendapat banyak keluhan dari berbagai tokoh internasional yang menyebut sejumlah pantai di Bali semakin kotor. Prabowo mengingatkan para kepala daerah bahwa kondisi kotor seperti itu membuat para turis enggan berkunjung kembali ke Indonesia.

Ia lantas memerintahkan seluruh unsur negara untuk membersihkan sampah-sampah yang selama ini bertebaran, khususnya di wilayah pariwisata. “Kalau bupati dan gubernur tidak bisa saya perintah, dandim, danrem, saya perintahkan kau, gerakkan anak buahmu, korve setiap hari atau setiap berapa hari, korve, korve, korve. Kepolisian, kerahkan, korve, korve, korve,” ucap Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan seluruh Badan Usaha Milik Negara untuk melaksanakan agenda bersih-bersih lingkungan. “Danantara, semua BUMN, ribuan anak buahnya korve. Saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor-kator BUMN. Semua menteri, kementerian/lembaga, sebelum masuk kantor, minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu,” tutur Ketua Umum Partai Gerindra itu.

  • Related Posts

    KPK Buka Peluang Panggil Anggota Komisi V DPR Era Sudewo Terkait Kasus DJKA

    Jakarta – KPK tengah memulai penyidikan terhadap mantan anggota Komisi V DPR RI yang juga Bupati Pati nonaktif Sudewo terkait kasus korupsi jalur KA pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian…

    Bupati Bogor Tekankan Peran Strategis Pers di Tengah Transformasi Media Digital

    INFO TEMPO – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan bangsa, khususnya di tengah pesatnya transformasi media digital. Penegasan tersebut disampaikan saat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *