Hujan-Angin Kencang Bikin Rumah di Bogor Ambruk, Penghuni Mengungsi

Jakarta

Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan rumah warga ambruk di Cibinong, Kabupaten Bogor. Penghuni mengungsi sementara karena rumah tidak bisa ditempati.

“Dikarenakan hujan deras dengan durasi yang lama disertai angin dan bangunan rumah yang sudah rapuh mengakibatkan satu unit rumah ambruk,” kata Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Muhamad Adam Hamdani kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adam menyebutkan, rumah ambruk dilaporkan terjadi ketika wilayah Cibinong dilanda hujan deras pada pukul 22.30 WIB. Adam mengatakan kondisi rumah yang sudah rapuh itu lalu ambruk diterjang angin kencang dan hujan deras.

“Kerusakan rumah disebabkan oleh angin kencang yang merusak struktur atap dan rangka bangunan. Dampak kerusakan semakin parah karena kondisi rumah yang sudah lapuk, sehingga tidak mampu menahan terpaan angin. Atap ambruk terjadi pada ruang tengah, ruang tidur dan ruang dapur,” kata Adam.

Adam mengatakan, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut. Akan tetapi penghuni diungsikan sementara, karena rumah tidak dapat ditempati dan khawatir peristiwa terulang.

“Bangunan dengan struktur lemah sangat rentan terhadap bencana angin kencang dan memerlukan perbaikan serta penguatan struktur. Perlu penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait,” kata Adam.

“Korban luka maupun jiwa, nihil. Penghuni rumah mengungsi di rumah saudaranya dengan alamat yang sama. Untuk saat ini rumah yang terdampak belum diperbaiki,” imbuhnya.

(sol/whn)

  • Related Posts

    Jamal Rayyan, wajah pertama Al Jazeera, meninggal pada usia 73 tahun

    Presenter Palestina menyampaikan buletin pertama jaringan tersebut ketika mengudara pada tahun 1996. Presenter Al Jazeera Arab Jamal Rayyan, wajah pertama yang pernah dilihat di saluran tersebut ketika diluncurkan hampir tiga…

    Iran Tolak Dialog Bareng Trump: Tak Ada Pengalaman Baik Bicara dengan AS

    Washington – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut negaranya tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat (AS). Dia membantah pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Teheran menginginkan kesepakatan untuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *