PRESIDEN Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Zurich, Swiss, pada Rabu petang, 21 Januari 2026, sekitar pukul 17.55 waktu setempat. Kepala Negara dijadwalkan menghadiri World Economic Forum atau WEF 2026 di Kota Davos, Kamis, 22 Januari 2026.
Menyitir keterangan resmi Sekretariat Presiden, setibanya di Swiss, Prabowo disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Konfederasi Swiss I Gede Ngurah Swajaya dan Atase Pertahanan Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI Paris Marsekal Pertama TNI Hendra Gunawan. Prabowo tampak mengenakan kopiah hitam dan jas panjang tebal yang juga berwarna hitam.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Pesawat Kepresidenan yang membawa Prabowo dan rombongan sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Stansted, London, Inggris. Rombongan menempuh penerbangan selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit menuju Zurich. Dalam penerbangan tersebut, Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Di Swiss, Prabowo akan menyampaikan pidato dalam pertemuan tahunan World Economic Forum 2026. Berdasarkan laman resmi World Economic Forum, pidato khusus atau special address dari Prabowo dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 14.00-14.30 waktu setempat.
Dalam acara tersebut, Prabowo terjadwal berbagi panggung dengan Presiden sekaligus Chief Executive Officer World Economic Forum, Børge Brende.
Pemimpin negara dan tokoh dunia lain juga akan menyampaikan pidato secara khusus. Beberapa di antaranya Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres, Presiden Argentina Javier Milei, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
World Economic Forum merupakan organisasi internasional nirlaba bersifat multistakeholder yang mendorong kerja sama antara para pemimpin global untuk menghadapi tantangan dunia melalui dialog dan kolaborasi lintas sektor. WEF Annual Meeting 2026 mengusung tema “A Spirit of Dialogue”, yang menekankan pentingnya semangat dialog terbuka dan kolaboratif di tengah ketidakpastian ekonomi serta dinamika geopolitik global.






