SEJUMLAH berita di kanal Nasional Tempo menjadi berita terpopuler pada Jumat, 16 Januari 2026. Mulai dari dukungan politik partai politik untuk pemilihan umum 2029 hingga banjir kritik kebijakan pegawai makan bergizi gratis atau MBG diangkat jadi PPPK. Berikut berita terpopuler yang telah dirangkum.
1. Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Maju Pilpres 2029
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ketua Bidang Kader dan Kepemimpinan DPP Partai Gema Bangsa Hardiansyah mendukung Presiden Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2029. Dia mengklaim keinginan Prabowo memiliki kesamaan dengan visi partainya yaitu kemandirian.
“Prabowo sering mengatakan bahwa kita harus berdiri di kaki sendiri, kita harus mandiri di negeri sendiri. Itu yang menjadi salah satu visi yang memang kita sama,” kata dia di Jakarta International Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat, 16 Januari 2026.
Dia mengatakan dukungan kepada Prabowo masih dinamis. Namun, dia berkata partai yang didirikan pada Januari 2025 ini sejauh ini mendukung program pemerintah.
Kendati begitu, dia mengatakan partainya tidak sejalan dengan isu pilkada tidak langsung. Partai Gema menolak kepala daerah dipilih DPRD karena tidak demokratis. “Kalau pemilihan itu dipilih DPRD, maka kami anggap itu menjadi kemunduran,” kata dia.
Selengkapnya baca di sini.
2. Banjir Kritik Kebijakan Pegawai SPPG Diangkat Jadi PPPK
Kebijakan pengangkatan pegawai satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG menjadi aparatur sipil negara berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) menuai kritik dari sejumlah pihak. Koalisi guru mengaku kecewa dan meminta pemerintah adil terhadap guru honorer.
Terbaru, guru besar ilmu politik di Universitas Pendidikan Indonesia, Cecep Darmawan, ikut mengkritik pemerintah yang memprioritaskan pengangkatan pegawai dapur makan bergizi gratis (MBG) di tengah banyaknya guru honorer yang belum jelas nasibnya.
“Ketika MBG yang jelas-jelas di-support dari pendidikan, maka harusnya kepastian guru-guru yang lebih dulu menjadi ASN atau PPPK,” kata Cecep pada Kamis, 15 Januari 2026.
Padahal, Cecep menyoroti alokasi anggaran untuk MBG juga sebagian besar diambil dari dana pendidikan. Pemerintah menetapkan sebanyak Rp 223 triliun dari total Rp 335 triliun dana MBG 2026 berasal dari anggaran pendidikan.
Selengkapnya baca di sini.
3. Fakta Seputar Pertemuan Prabowo dengan Guru Besar di Istana
Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan ribuan akademisi yang terdiri dari guru besar, rektor hingga dekan asal berbagai kampus di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026. Dalam pertemuan tertutup itu, Prabowo memberikan taklimat di hadapan para undangan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan alasan taklimat Presiden Prabowo dalam acara ini tidak terbuka untuk umum. “Mohon maaf, kali ini agendanya memang tertutup karena banyak hal yang memang mau dibicarakan secara teknis oleh Bapak Presiden dengan para rektor dan guru besar,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan pada Kamis pagi.
Sejumlah fakta-fakta dalam pertemuan tersebut adalah pertemuan tanpa diskusi. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Mendikti Brian Yuliarto meminta maaf karena tidak ada sesi diskusi dalam forum Presiden Prabowo Subianto dengan akademikus. Menurut Brian, tidak ada sesi diskusi formal dalam pertemuan yang berlangsung selama sekitar tiga jam itu.
“Mohon maaf tadi karena terus terang waktu sangat terbatas tadi sudah masuk jam 12.00 WIB, kemudian terus sampai jam 12.30 WIB, sehingga tidak ada secara khusus sesi diskusi,” kata Brian di Istana Kepresidenan seusai forum tersebut.
Selengkapnya baca di sini.






