Bekasi –
Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pembunuhan Marcellino Dwi Tirta (25) yang ditemukan tewas di TPU Komplek Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Kedua pelaku mengaku membunuh korban karena dendam masalah utang.
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga karena rasa dendam terkait persoalan utang antara korban dan para pelaku,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
Budi Hermanto mengatakan dua pelaku berinisial JP dan G ditangkap pada Selasa (13/1). Keduanya ditangkap dua hari setelah penemuan jasad korban pada Minggu, 11 Januari 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah mengungkap perkara dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah Bekasi Barat dan mengamankan dua orang pelaku,” imbuh Budi Hermanto.
Peran Eksekutor
Budi Hermano mengungkapkan peran tersangka JP dan G dalam peristiwa pembunuhan tersebut. keduanya disebut sebagai eksekutor.
“Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial JP dan G. Keduanya berperan sebagai eksekutor,” imbuhnya.
Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ikat pinggang yang diduga digunakan untuk mencekik korban, beberapa unit telepon genggam, tas milik korban, serta pakaian yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Para pelaku saat ini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami rangkaian peristiwa dan melengkapi berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya,” tuturnya.
Pelaku Teman Lama
Sebelumnya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rohim juga membenarkan soal penangkapan pelaku. Rohim mengatakan kedua pelaku merupakan teman lama korban.
“(Hubungan pelaku dan korban) teman lama,” kata Rohim, Selasa (13/1).
Abdul Rahim mengungkap kedua pelaku ternyata teman lama korban. Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman.
Korban ditemukan tewas dengan kondisi tertutup dedaunan kering di TPU Jakasampurna, Bekasi, pada Minggu (11/1). Korban ditemukan oleh saksi yang hendak berziarah di TPU tersebut.
(mea/dhn)






