Pemerintah Matangkan SDM Guru Sekolah Rakyat Lewat Pelatihan Nasional

Jakarta

Pemerintah menegaskan peran strategis guru sebagai ujung tombak keberhasilan Program Sekolah Rakyat melalui pelatihan nasional yang diikuti ribuan pendidik dari berbagai daerah. Program pembekalan tersebut menjadi fondasi penting dalam menyiapkan pendidikan gratis berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai kemiskinan.

Melalui kegiatan Pembekalan Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Rakyat, pemerintah membekali lebih dari 2.300 guru dan kepala sekolah dengan pemahaman menyeluruh mengenai filosofi, pendekatan, serta integrasi Sekolah Rakyat dengan berbagai program sosial.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat peran pendidik tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang menumbuhkan kepercayaan diri dan membuka peluang masa depan bagi siswa dari kelompok paling rentan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa guru dan kepala sekolah memegang peran kunci dalam misi besar Sekolah Rakyat untuk memuliakan wong cilik melalui pendidikan yang setara dan bermartabat.

“Dan para guru, para kepala sekolah adalah bagian dari upaya untuk memuliakan wong cilik itu. Siapa yang memuliakan wong cilik, Insya Allah akan dimuliakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Minggu (4/1/2026).

Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak berdiri sendiri sebagai institusi pendidikan, tetapi terintegrasi dengan berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari makan bergizi gratis, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Orang tua siswa juga diarahkan menjadi bagian dari Koperasi Desa Merah Putih agar manfaat program dapat dirasakan secara menyeluruh oleh keluarga.

“Dan juga nanti orang tuanya, keluarganya menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih. Dengan begitu, seluruh program unggulan Presiden Prabowo akan ikut menyentuh siswa dan keluarga Sekolah Rakyat,” jelas Gus Ipul.

Pemerintah menilai penguatan kapasitas guru menjadi prasyarat penting agar Sekolah Rakyat benar-benar mampu mencetak generasi yang berdaya, mandiri, dan siap berkontribusi bagi pembangunan jangka panjang.

Ke depan, penguatan Sekolah Rakyat akan memasuki babak baru melalui peluncuran nasional program tersebut. Pemerintah menjadwalkan Peluncuran Sekolah Rakyat pada 12 Januari 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru. Kegiatan ini mengusung tagline “Cerdas Bersama, Tumbuh Setara” dengan tajuk khusus “Obor Masa Depan Menantang Dunia”.

Peluncuran nasional tersebut akan melibatkan pakar pendidikan dan sosial, serta menampilkan kemampuan siswa-siswi Sekolah Rakyat di luar kelas, mulai dari seni bela diri, pidato multibahasa, paduan suara, hingga pertunjukan seni daerah.

Seluruh rangkaian informasi dan perkembangan Program Sekolah Rakyat dapat diikuti melalui kanal dan tagsite khusus detikcom sebagai sumber referensi resmi.

(akn/ega)

  • Related Posts

    Pria di Tulungagung Bakar Rumah Kekasih, Serahkan Diri Usai Kunci Mobil Hilang

    Jakarta – Seorang pria berinisial ET (41) nekat membakar rumah milik kekasihnya, HI (41) di Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur (Jatim). Aksi pembakaran terjadi lantaran dipicu masalah asmara. “Hubungan asmara…

    Gempa M 4,9 Guncang Melonguane Sulut

    Jakarta – Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,9 mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut) Senin dini hari. Gempa tersebut berada di kedalaman 82 km. “Gempa Mag: 4.9, 12-Jan-2026 00:28:01WIB, Lok: 7.65LU, 125.91BT…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *