Influencer Thimothy Ronald Terseret Laporan Dugaan Penipuan Trading Kripto

Jakarta

Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan penipuan trading kripto. Kasus yang dilaporkan pria berinisial Y itu tengah diselidiki.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, terlapor dalam hal ini masih dalam penyelidikan.

“Benar ada laporan terkait Kripto oleh pelapor inisial Y. Terlapor dalam lidik,” kata Budi kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi menuturkan pelapor berinisial Y itu akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Polisi, kata Budi, juga anak menganalisa barang bukti laporan tersebut.

“Penyelidik akan mendalami laporan tersebut dengan mengundang klarifikasi pelapor dan menganalisa barang bukti nya,” ucapnya.

Nama Timothy Ronald disebut-sebut dan diduga terlibat dalam unggahan yang di media sosial. Selain Thimoty, ada orang lain yang juga ikut terseret dalam kasus tersebut, yakni Kalimasada.

Disebutkan jika korban penipuan trading kripto itu kebanyakan rentan usia 18-27 tahun atau Gen Z. Ditaksir kerugian mencapai miliaran rupiah.

Disebutkan juga korban dijanjikan untung hingga 500 persen, namun berujung merugi. Dalam postingan itu juga disebut juga korban awalnya merasa takut melapor, lantaran mendapatkan ancaman.

detikcom sudah mencoba menghubungi Timothy melalui Direct Message (DM) Instagram terkait hal tersebut, namun belum ada respons.

(dek/wnv)

  • Related Posts

    AS-Israel Serang Iran, Prabowo Siap Mediasi ke Teheran

    Jakarta – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan keprihatinan atas gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak terhadap eskalasi militer di kawasan Timur Tengah. Kemlu menyatakan…

    Cerita Warga Garoga Jalani Puasa di Tenda Pengungsian

    TIDAK ada bising petasan yang dimainkan anak-anak setelah ibadah salat tarawih pada Ramadan tahun ini. Anak-anak saat ini cenderung langsung beristirahat menunggu waktu sahur puasa tiba. “Sebagian ada yang tadarus…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *