AKADEMISI Rocky Gerung mengatakan pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyinggung penyerangan Amerika Serikat terhadap Venezuela. Megawati, kata Rocky, menekankan larangan sebuah negara mengambil alih negara lain yang berdaulat.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Megawati mulai dengan program politik global soal Venezuela. Soal hak untuk mempertahankan kemerdekaan, terlarangnya satu negara mengambil alih, mencaplok, memimpin dari sebuah negara yang berdaulat,” kata Rocky usai mendengar pidato Megawati dalam rapat kerja nasional (rakernas) PDI Perjuangan di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026.
Adapun Amerika Serikat melancarkan operasi militer berskala besar terhadap Venezuela pada 3 Januari 2026. Mereka menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, kemudian menahan mereka di New York.
Menurut Rocky, pidato Megawati itu mengingatkan bahwa sifat politik luar negeri Indonesia menghargai hak setiap negara mengurusi diri sendiri. Indonesia juga memiliki hak menghargai tetangga dan tidak boleh ada kebencian.
“Tidak boleh ada permusuhan yang berdasarkan pada kebencian. Jadi Ibu Megawati paham tentang politik global,” kata dia.
PDI Perjuangan menggelar rakernas sejak Sabtu, 10 Januari 2026 hingga Senin, 12 Januari 2026. Kertua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengatakan kader akan membahas berbagai isu nasional dalam rakernas di Ancol, Jakarta Utara, pada 10-12 Januari 2026. Salah satunya kebebasan masyarakat dan media dalam mengutarakan pendapat.
“Kalau hari ini banyak orang mengeluhkan, kami dengarkan suara masyarakat mereka mengeluhkan. Kok saya tidak merasa bebas lagi berbicara, media tidak bisa lagi bebas berbicara,” kata dia di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026.
Selain soal kebebasan berpendapat, kader akan membahas isu kepala daerah dipilih DPRD. Kader juga akan membahas isu internasional.
“Kalau melihat geopolitiknya sekarang berubah, maka nilai-nilai sekarang dituntut betul untuk bisa dibuktikan dalam bentuk kebijakan publik. Dalam konteks politik luar negeri kita, kita tidak boleh diam pada soal seperti ini,” kata dia.
Menurut dia, perubahan situasi global ikut berpengaruh terhadap isu nasional. Pemerintah Indonesia karena itu harus menyiapkan diri. “Negara mesti menyiapkan diri,” kata dia.
Kader juga akan membahas mengenai isu lingkungan. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sudah menginstruksikan kader legislatif, yudikatif, dan eksekutif menjaga lingkungan di daerahnya.
Adapun rakernas bakal dihadiri pengurus pusat, pengurus daerah partai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, anggota DPR Fraksi PDIP, anggota DPRD provinsi hingga kabupaten/kota, serta kepala daerah/wakil kepala daerah PDIP. Rakernas ini menindaklanjuti hasil Kongres ke-VI PDIP yang dilaksanakan Agustus 2025 lalu di Bali.






