SEKRETARIS Jenderal atau Sekjen Relawan Jokowi (ReJO) Prabowo-Gibran, Muhammad Rahmad membenarkan adanya pertemuan antara Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Eggi Sudjana serta Koordinator Advokat TPUA Damai Hari Lubis dengan mantan Presiden RI, Joko Widodo di kediamannya di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Kamis sore, 8 Januari 2026.
Rahmad mengatakan dirinya bersama Ketua Umum ReJO Darmizal turut mendampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis saat berkunjung ke kediaman pribadi Jokowi di kawasan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Menurut dia, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana silaturahmi dan berjalan dengan baik.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Benar, pada Kamis kemarin saya bersama Pak Darmizal mendampingi Pak Eggi Sudjana, Pak Damai Hari Lubis, serta kuasa hukum Pak Eggi berkunjung ke kediaman Bapak Jokowi. Alhamdulillah, kami semua disambut dengan sangat baik,” kata Rahmad kepada wartawan, Jumat, 9 Januari 2026.
Rahmad menambahkan sebelum pertemuan tersebut, ia bersama Damrizal pernah berkunjung ke rumah Eggi pada 16 Desember 2025 lalu. Saat itu, Rahmad mengatakan Eggi menitipkan sebuah buku untuk diberikan kepada Jokowi sebagai hadiah. “Bapak Eggi memberikan hadiah satu buah buku kepada Bapak Jokowi yang disampaikan melalui kami pada tanggal 16 Desember 2025 lalu,” kata dia.
Rahmad mengungkapkan pertemuan antara Eggi Sudjana dengan Jokowi serta Damai Hari Lubis berlangsung dalam suasana penuh haru. Namun ia mengakui saat pertemuan tidak ada dokumentasi baik foto maupun video. “Saat pertemuan tidak ada foto dan video, namun sangat mengharukan. Karena pertemuan sangat terbatas dan tertutup, tidak sempat mendokumentasikan. Namun, saya menyaksikan sendiri bagaimana Pak Eggi dan Pak Damai Hari Lubis berpelukan dengan Pak Jokowi sangat erat. Kami yang menyaksikan turut berkaca kaca,” ungkap dia.
Rahmad menambahkan, Eggi Sudjana bahkan menutup pertemuan dengan memimpin doa dan mendoakan Jokowi dan keluarga. “Pak Eggi Sudjana menutup pertemuan dengan memimpin doa dan mendoakan Bapak Jokowi dan keluarga untuk tetap sehat, sukses, dan dalam lindungan Allah SWT,” katanya.
Rahmad berharap pertemuan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai komunikasi langsung antarfigur publik penting untuk menjaga persatuan nasional di tengah dinamika politik dan hukum yang berkembang. Menurutnya, pertemuan antara Jokowi, Eggi Sudjana, dan Damai Hari Lubis adalah pertemuan patriotik yang patut menjadi suri teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Semoga pertemuan ini menjadi berkah bagi kesatuan bangsa ke depan,” ujarnya.
Informasi mengenai pertemuan antara Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi pada Kamis, 8 Januari 2026 di kediaman pribadi Jokowi di Solo sebelumnya beredar luas dan menjadi perhatian publik. Hal itu mengingat Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis saat ini berstatus tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu yang dilaporkan oleh Jokowi ke Kepolisian Daerah atau Polda Metro Jaya.
Ajudan Jokowi, Ajun Komisaris Besar Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, sebelumnya juga membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia mengatakan Jokowi menerima Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam rangka silaturahmi. “Iya betul. Sore hari ini Bapak Joko Widodo telah menerima silaturahmi dari Saudara Eggi Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis,” ujar Syarif saat dikonfirmasi Tempo melalui pesan WhatsApp, Kamis, 8 Januari 2026.
Syarif menambahkan, Eggi dan Damai didampingi kuasa hukum Eggi, Elida Netty, serta perwakilan relawan Jokowi, yakni Ketua Umum ReJO Darmizal dan Sekjen ReJO Muhammad Rahmad. Namun, ia tidak merinci isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, Jumat, 9 Januari 2026, Eggi Sudjana belum merespons permintaan konfirmasi dari Tempo mengenai maksud kunjungannya ke kediaman Jokowi.






