Alasan Sherly Belum Lapor Polisi dan LPSK Usai Diteror

PEMBUAT konten asal Aceh, Sherly Annavita, memperoleh teror dari orang tak dikenal. Teror itu terjadi usai Sherly mengekspresikan pandangannya ihwal penanganan bencana ekologi di Sumatera.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kepada Tempo, dia mengatakan, belum melaporkan kasus teror yang dialaminya kepada kepolisian maupun Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK. “Saat ini belum terpikir untuk mengajukan,” kata Sherly melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 2 Januari 2026.

Kendati begitu, dia melanjutkan, laporan kepada kepolisian maupun meminta upaya perlindungan kepada LPSK bakal dilakukan apabila eskalasi teror kian meningkat. “Kalau masih ada teror lanjutan, tentu akan melaporkan. Hanya saja untuk sekarang masih dirasa cukup,” ujar Sherly.

Melalui unggahan di akun Instagram @sherlyannavita, Sherly memperlihatkan sejumlah bukti teror yang dialaminya pada Selasa, 30 Desember lalu.

Dia menuturkan, mulanya teror dilakukan orang tak dikenal dengan mengirimi sejumlah pesan berisikan ancaman kepada nomor telepon dan akun media sosial selama berhari-hari.

“Malam tadi teror jadi semakin jelas ditunjukan,” ucap dia pada 30 Desember.

Teror yang semakin jelas sebagaimana disebutkan Sherly, ialah telah terjadi aksi vandalisme berupa coretan pada kendaraan pribadi, hingga pelemparan sekantung telur busuk dengan disertai secarik kertas berupa pesan ancaman.

Menurut Sherly, teror yang dialaminya ini masif terjadi usai ia berekspresi memperlihatkan kondisi warga Aceh terdampak bencana Sumatera. Toh, dia juga mengaku sempat mengalami teror pada 2019 lalu manakala mengkritik wacana pemindahan Ibu kota di pemerintahan Joko Widodo.

Dia meminta agar pelaku teror maupun dalang di baliknya untuk menyudahi aksi ini. Sebab, dia menegaskan, apa yang dilakukannya maupun oleh para pemengaruh lain terkait dengan penanganan bencana Sumatera merupakan hak berekspresi, bukan sebagai musuh negara.

  • Related Posts

    Gempa M 2,5 Terjadi di Kota Sukabumi

    Jakarta – Gempa berkekuatan magnitudo (M) 2,5 terjadi di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Kedalaman gempa 110 Km. Melalui akun X nya, BMKG menyampaikan gempa terjadi Senin (16/2/2026) pukul 00.52 WIB.…

    Perintah Kakorlantas Polri, Polantas Tertibkan Truk di Seluruh Ruas Tol

    Jakarta – Berkoordinasi dan berkolaborasi dengan petugas Jasa Marga di lapangan, jajaran Polantas bergerak serentak melakukan penertiban besar-besaran terhadap kendaraan angkutan barang di sejumlah ruas jalan tol, Minggu (15/2) malam.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *