Mardani PKS Dukung Usulan Pembentukan Provinsi Baru di Papua: Harus Matang

Jakarta

Presiden Prabowo Subianto menerima aspirasi dari para bupati di Papua, salah satunya muncul usulan pembentukan provinsi baru khususnya berbasis wilayah dan kebudayaan Saireri. Anggota Komisi II DPR yang juga Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS, Mardani Ali Sera mendukung pembentukan provinsi baru itu.

“Dukung pembentukan. Walau harus dipersiapkan dengan matang,” ujar Mardani kepada wartawan, Kamis (18/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi Mardani, Papua selalu spesial. Terutama soal masyarakat, budaya dan alamnya. Ia berharap pembentukan provinsi baru bisa berdampak positif bagi Papua.

“Visi ke depan yang jelas akan membuat daerah di Papua yang kaya dan indah akan kian mengokohkan NKRI dengan kemajuan Pulau Papua,” kata Mardani.

“Wilayah yang luas juga menjadi pertimbangan (pembentukan provinsi baru),” lanjutnya.

Sebelumnya, Prabowo menerima aspirasi dari kepala daerah se-Papua di Istana Negara. Salah satu aspirasi soal pembentukan provinsi baru, khususnya berbasis wilayah dan kebudayaan Saireri.

“Tapi juga dalam konteks kelembagaan ini, izin Bapak Menteri Dalam Negeri, ada juga aspirasi dari para bupati terutama di kawasan Saireri, di pesisir utara Papua untuk membentuk provinsi baru yang basis kebudayaannya adalah Saireri. Itu salah satu dalam topik aspek kelembagaan,” ucap Ketua Komite Eksekitif Percepatan Otonomi Khusus (Otsus) Papua Velix Wanggai, Rabu (16/12/2025).

“Tapi juga tentu adalah aspek penguatan kapasitas pemerintah daerah sehingga dapat menyusun APBD yang berkualitas dan juga ketepatan di dalam berbagai kebijakan-kebijakan,” imbuhnya.

(isa/idn)

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *