PRESIDEN Prabowo Subianto meninjau beberapa lokasi pengungsian bencana di Aceh dan Sumatera Utara. Kepala Negara mengklaim masyarakat tampak tegar dan sabar menghadapi bencana alam ini.
“Saya kira rakyat masih tegar. Masih sabar. Saya disambut dengan sangat baik,” kata dia di Langkat, Sumatera Utara, Sabtu, 13 Desember 2025 dipantau YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo mengatakan pemerintah berencana untuk mengalokasikan perumahan bagi warga terdampak bencana. “Kami sudah rencanakan alokasi perumahan dan sebagainya,” ujar dia.
Kepala Negara mengatakan kondisi pengungsi dalam keadaan baik. Mereka mendapat pelayanan baik. Stok pangan juga mencukupi.
Mantan menteri pertahanan ini mengatakan pemerintah sedang bekerja untuk membuka jalan di Takengon, Aceh. Sementara itu, Prabowo mengatakan jembatan menuju Bener Meriah, Aceh, sudah bisa dilewati. “Tamiang saya kira sudah tembus dari sini,” ujar dia.
Prabowo telah meninjau beberapa wilayah terdampak bencana Sumatera usai lawatannya ke Pakistan dan Rusia pada 8-10 Desember 2025. Daerah yang disambangi adalah Langkat, Takengon, Bener Meriah, hingga Aceh Tamiang.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Sumatera pada 25 November lalu. BNPB memperkirakan diperlukan anggaran sebesar Rp 51,82 triliun untuk biaya pemulihan di tiga provinsi terdampak.
BNPB melaporkan jumlah korban meninggal akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mencapai 995 jiwa pada Jumat, 12 Desember 2025.
“Rekapitulasi kami per 12 Desember 2025 menunjukan angka 995 jiwa meninggal,” kata Abdul dalam konferensi pers Update Penanganan Banjir dan Tanah Longsor Sumatera yang dilihat dari kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat, 12 Desember 2025.






