Demo Tolak RUU KUHAP, BEM UI Desak Buka Pintu Gerbang DPR

BADAN Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI menggelar demonstrasi menolak pengesahan Revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana atau KUHAP.

Pantauan Tempo, mahasiswa UI yang mengenakan almamater kuning tiba di Gerbang Pancasila Kompleks DPR sekitar pukul 11.40 WIB dan langsung mendekati pintu gerbang masuk DPR. “Buka pintunya, katanya rumah rakyat,” teriak massa BEM UI pada Selasa, 18 November 2025.

Adapun sejak pagi, pengamanan di kompleks DPR diperketat jelang disahkannya RUU KUHAP pada sidang paripurna hari ini. Nampak sejumlah aparat kepolisian berjaga di sekitar gerbang masuk DPR, termasuk Gerbang Pancasila.

Sebelum BEM UI, demonstrasi menolak RUU KUHAP juga dilakukan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pembaharuan KUHAP. Mereka menempelkan poster dan peraga lain sebagai bentuk tegas penolakan regulasi yang dianggap bermasalah ini.

Pada waktu yang bersamaan, DPR menyepakati RUU KUHAP menjadi UU. Ketua DPR Puan Maharani mengetuk palu pengesahan RUU KUHAP pada sidang paripurna yang digelar pada Selasa, 18 November 2025.

“Tibalah saatnya kami meminta persetujuan fraksi-fraksi terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, apakah dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?” tanya Puan dalam sidang paripurna di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR, Jakarta Pusat.

Ervana Trikarina berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Breaking News: DPR Sahkan Revisi KUHAP

  • Related Posts

    Prabowo Panggil Purbaya, Bahlil, dan Rosan Rapat di Istana

    PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Setidaknya empat pejabat dari Kabinet Merah Putih menyambangi Prabowo di Istana pada Senin sore, 5 Januari 2025. Para menteri yang…

    Sekolah di Lebak Dibobol Maling Saat Masa Libur, Kerugian Capai Rp 15 Juta

    Jakarta – Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri 3 Lebak dibobol maling. Beberapa inventaris dan alat pendukung belajar dilaporkan hilang. Seorang guru, Pepen Supendi mengatakan aksi pencurian itu diduga dilakukan pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *