Polisi Bantu Bebenah SMAN 72 Jakarta Usai Insiden Ledakan Lukai 96 Orang

Jakarta

Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, menyisakan luka dan kerusakan. Polres Metro Jakarta Utara membantu membenahi sekolah usai insiden yang melukai total 96 orang itu.

“Sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap warga sekolah pasca insiden ledakan, Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading melaksanakan aksi bersih-bersih masjid SMA Negeri 72,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz kepada wartawan, Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan dipimpin Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP James H. Hutajulu. Dalam kegiatan, dilakukan pembersihan langit-langit masjid hingga pengecatan ulang dinding yang rusak akibat ledakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Melakukan perbaikan dan penggantian keramik, kaca jendela, lampu, kipas angin, jam dinding, dan karpet. Perbaikan pintu utama serta rapikan instalasi jaringan kabel listrik,” ujarnya.

Erick mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kebersamaan dan gotong royong. Dia meminta masyarakat untuk tetap tenang usai insiden tersebut.

“Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum pasti kebenarannya. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan kita. Karena pemulihan pasca kejadian ini bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga tugas kita bersama,” jelasnya.

Peristiwa ledakan itu terjadi pada Jumat (7/11) saat khotbah salat Jumat. Diketahui, ada sebanyak 96 orang menjadi korban ledakan, dimana 29 orang di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebuah senjata mainan juga ditemukan di lokasi ledakan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut terduga pelaku ledakan itu sudah diketahui. Pelaku merupakan siswa di SMAN 72 Jakarta.

Saat ini pelaku sudah sadar setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman.

“Terduga pelaku saat ini merupakan salah satu siswa di SMA tersebut,” kata Kapolri setelah menjenguk korban ledakan di RS Islam Jakarta, Cempaka Putih, Jakpus, Sabtu (8/11).

(wnv/whn)

  • Related Posts

    H+5 Arus Balik, Posko Kesehatan di PLBN Skouw Tetap Siaga hingga Akhir Maret

    Jakarta – Memasuki H+5 arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas perlintasan orang di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) mulai menunjukkan tren…

    Diduga Ngantuk, Pemotor Ayah dan Anak Terperosok ke Parit di Puncak Bogor

    Bogor – Pengendara motor terperosok ke parit sedalam 10 meter usai menabrak jembatan besi di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan diduga akibat pengemudi mengantuk. “Kecelakaan tunggal pengendara motor,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *