Kereta “Whoosh” hingga Banyuwangi perkuat konektivitas antarwilayah

Kereta “Whoosh” hingga Banyuwangi perkuat konektivitas antarwilayah

  • Selasa, 4 November 2025 20:46 WIB
  • waktu baca 2 menit
Kereta
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi

Kami berterima kasih dan siap mendukung program pemerintah pusat untuk memperpanjang trayek kereta cepat sampai ke Banyuwangi.

Banyuwangi (ANTARA) – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan keberadaan kereta cepat Whoosh hingga Banyuwangi akan memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pariwisata serta mempercepat distribusi logistik dari dan ke kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

Presiden Prabowo Subianto saat peresmian Stasiun Tanah Abang Baru, di kawasan Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, meminta agar proyek kereta cepat Whoosh tidak berhenti di Surabaya, melainkan dilanjutkan hingga Banyuwangi.

“Ini kabar gembira bagi daerah, terutama warga Banyuwangi. Kami berterima kasih dan siap mendukung program pemerintah pusat untuk memperpanjang trayek kereta cepat sampai ke Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk menanggapi rencana tersebut, di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa.

Menurut dia, keberadaan kereta cepat juga akan menambah konektivitas ke Banyuwangi, selain kereta api, selama ini Banyuwangi juga terdapat bandara yang melayani penerbangan Jakarta dan Surabaya.

“Banyuwangi juga memiliki pelabuhan Ketapang yang merupakan salah satu terpadat di Indonesia. Dengan adanya kereta cepat, kian melengkapi konektivitas daerah-daerah di Jawa,” kata Bupati Ipuk.

Data menunjukkan jumlah kunjungan wisata ke Banyuwangi pada 2024 mencapai 3,2 juta orang, meningkat dari tahun sebelumnya 3,1 juta, sementara jumlah wisatawan mancanegara mencapai 122.904 pada 2024, meningkat dari 69.639 pada 2023.

Pertumbuhan pengguna kereta api ke Banyuwangi terus meningkat, dan bahkan kereta api ke Banyuwangi masuk tiga besar terpadat di Indonesia saat libur panjang awal Mei lalu.

Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, juga menyebutkan jumlah penumpang menuju Banyuwangi terus meningkat tiap tahun.

Pada triwulan III-2025, jumlah penumpang tertinggi di wilayah Daop 9 adalah Stasiun Jember, namun posisi kedua hingga keempat ditempati oleh Stasiun Banyuwangi Kota, Ketapang dan Kalisetail. Apabila tiga stasiun digabungkan, Banyuwangi menjadi yang tertinggi.

Baca juga: Prabowo perpanjang rute Whoosh hingga Banyuwangi

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Istana Gelar Open House Idul Fitri untuk 5 Ribu Orang

    ISTANA Kepresidenan Jakarta akan menggelar open house atau gelar griya pada Sabtu, 21 Maret 2026, mulai pukul 12.00 WIB. Acara perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah ini terbuka untuk masyarakat umum.…

    Lebaran 2026, AHY Ajak Warga Rukun Bersatu Kawal Pembangunan

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menunaikan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat itu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *