Tim gabungan evakuasi warga terdampak banjir di Toli-Toli

Tim gabungan evakuasi warga terdampak banjir di Toli-Toli

  • Minggu, 26 Oktober 2025 18:03 WIB
  • waktu baca 2 menit
Tim gabungan evakuasi warga terdampak banjir di Toli-Toli
Banjir merendam rumah warga di Kecamatan Baolan, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, pada Minggu (26/10/2025). ANTARA/HO-BPBD Sulteng

Palu (ANTARA) – Tim gabungan mengevakuasi warga yang terdampak banjir di tiga kelurahan di Kecamatan Baolan, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, Minggu sore.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Akris Fattah Yunus dalam keterangannya di Palu, Minggu, mengatakan banjir melanda tiga kelurahan, yakni Tuweley, Baru, dan Panasakan, setelah hujan deras yang menyebabkan Sungai Lembe meluap serta drainase di sekitar permukiman tidak mampu menampung debit air.

Ia menjelaskan personel tim reaksi cepat (TRC) BPBD bersama Basarnas telah dikerahkan untuk membantu warga yang terjebak banjir dan melakukan pendataan di lokasi terdampak.

“Evakuasi difokuskan di wilayah Kelurahan Tuweley dan Baru, di mana ketinggian air sudah mencapai atap rumah warga,” katanya.

Baca juga: Jembatan putus di Tojo Una-Una akibat banjir, delapan desa terisolir

Ia menyebut berdasarkan data sementara, tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut. Namun, sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Di Kelurahan Baru, genangan air dilaporkan merendam Jalan Magamu, Jalan Veteran, Jalan Sultan Hasanudin, dan Jalan Usman Binol. Sementara kondisi di Kelurahan Panasakan masih dalam proses pendataan.

“Hingga saat ini jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan,” katanya.

Ia mengatakan BPBD Sulawesi Tengah terus melakukan pemantauan kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk langkah tanggap darurat lanjutan.

“Saat ini hujan masih mengguyur dan ketinggian air di beberapa titik dilaporkan meningkat,” katanya.

Baca juga: BPBD: Empat desa di Sulteng terendam banjir, ratusan KK terdampak

Menurut dia, normalisasi sungai serta pelebaran drainase merupakan upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah banjir berulang di kawasan tersebut.

Pewarta: Nur Amalia Amir
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Gempa M 3,3 Terjadi di Blitar Jatim

    Jakarta – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 3,3 terjadi di Blitar, Jawa Timur. Gempa ada pada kedalaman 8 kilometer. “Gempa 259 km BaratDaya KAB-BLITAR-JATIM,” tulis BMKG melalui akun X-nya,…

    Kakorlantas: One Way Nasional Mudik 2026 Digelar 18 Maret Pukul 10.00 Pagi

    Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret. Pihaknya akan menerapkan one way nasional pukul 10.00 pagi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *