FGI berencana gelar pelatihan jangka panjang untuk dongkrak prestasi

Senam

FGI berencana gelar pelatihan jangka panjang untuk dongkrak prestasi

  • Sabtu, 25 Oktober 2025 21:01 WIB
  • waktu baca 2 menit
FGI berencana gelar pelatihan jangka panjang untuk dongkrak prestasi
Ketua umum Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Juliati, menjawab pertanyaan para pewarta setelah upacara penutupan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (25/10/2025). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

Jakarta (ANTARA) – Ketua umum Federasi Gimnastik Indonesia (FGI), Ita Juliati, memaparkan rencananya untuk menggelar pelatihan nasional jangka panjang untuk mendongkrak prestasi pesenam-pesenam Indonesia.

Berstatus negara Asia Tenggara, Indonesia belum mampu meloloskan atlet-atletnya ke putaran final All-around pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. Namun negara-negara tetangga, seperti Filipina melalui Carlos Yulo dan Amanda Yap asal Singapura, berhasil mencapai putaran final.

“Jadi kita tidak mau lagi, kita kemarin kan ke Jepang sebulan setengah, ke Rusia sebulan dan segala macam. Jadi kita inginnya sekarang jangka panjang total,” kata Ita saat ditemui usai acara penutupan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu.

Baca juga: China juara umum Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025

Dengan keberadaan Cibubur Youth Elite Center (CYTE) dan hibah peralatan yang sebelumnya digunakan pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik, Ita yakin fasilitas-fasilitas itu akan dapat dimaksimalkan, termasuk untuk menyelenggarakan Kejuaraan Nasional.

Selain itu, opsi lain untuk pembinaan para atlet senam adalah dengan mendatangkan pelatih asing. Sebab menurut Ita, salah satu kunci sukses pembinaan senam di Thailand, Malaysia, dan Singapura adalah keberadaan pelatih-pelatih asing.

Dengan persiapan-persiapan yang akan dilakukan, Ita pun berani menargetkan cabang olahraga senam dapat mengirimkan atlet untuk berkompetisi di Olimpiade 2032.

“(Targetnya) 2032. Tapi 2028 kami targetnya adalah kita lolos di (Olimpiade) LA. 2032 kita cenderung paling tidak dapat bersaing,” tutur Ita.

Pada Olimpiade Paris 2024, Indonesia berhasil mengirimkan Rifda Irfanaluthfi untuk berkompetisi di pesta olahraga akbar tersebut. Rifda menjadi atlet senam artistik Indonesia pertama yang berhasil lolos ke Olimpiade.

Baca juga: FGI siap terima tantangan selenggarakan ajang-ajang akbar berikutnya

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *