Paviliun UMKM BISA Ekspor bukti tansformasi produk lokal tembus global

Paviliun UMKM BISA Ekspor bukti tansformasi produk lokal tembus global

  • Kamis, 16 Oktober 2025 08:56 WIB
  • waktu baca 3 menit
Paviliun UMKM BISA Ekspor bukti tansformasi produk lokal tembus global
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kiri kedua) didampingi Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kiri), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (tengah) dan Menteri Perdagangan Budi Santoso (kanan) mengunjungi salah satu produk UMKM dalam penyelenggaraan Trade Expo Indonesia ke-40 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (15/10/2025). (ANTARA/HO-Kemendag)

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perdagangan menghadirkan Paviliun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) pada gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40.

Paviliun ini hadir sebagai perwujudan salah satu program prioritas Kemendag, yaitu UMKM BISA Ekspor yang mendorong pelaku UMKM untuk menjadi eksportir.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam keterangannya di Jakarta, Kamis menyampaikan, selain menjadi ruang pamer produk Indonesia yang telah berhasil ekspor, Paviliun UMKM BISA Ekspor juga menjadi simbol nyata komitmen pemerintah dalam mendorong UMKM Indonesia menembus pasar global.

“Paviliun ini bukan hanya etalase produk, tetapi juga cerminan dari proses panjang pendampingan dan transformasi pelaku UMKM Indonesia agar siap bersaing di pasar global. Kami ingin dunia melihat Indonesia sebagai negara yang menawarkan perdagangan yang mengedepankan inovasi, inklusivitas, dan keberlanjutan,” ujar Budi.

Baca juga: Kemendag lepas ekspor kerajinan serat alam Rp937 juta ke Amerika

Paviliun UMKM BISA Ekspor menampilkan 20 produk UMKM terpilih dari berbagai sektor, mulai dari kreatif, manufaktur, hingga produk primer. UMKM yang berpartisipasi telah melalui proses kurasi dan merupakan bagian dari program fasilitasi ekspor Kemendag.

Para pelaku UMKM ini juga telah mencatatkan transaksi ekspor serta menjalin kemitraan dengan mitra dagang internasional.

Sejumlah pelaku usaha yang berpartisipasi, antara lain PT Bio Konversi Indonesia dengan produk pupuk hayati organik cair, CV Wellgroo Dinamika dengan tas kulit, PT Brana Wira Mandiri dengan anyaman berbahan eceng gondok, serta Mamasoul Indonesia dengan produk sepatu.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Mendes PDT Minta Pemutakhiran DTSEN Dilakukan Serius Agar Bansos Tepat Sasaran

    Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto meminta data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) dimutakhirkan dengan serius oleh semua pihak. Sebab data tunggal tersebut merupakan…

    Israel melancarkan serangan udara ke Beirut selama siaran langsung Al Jazeera

    Umpan Berita Serangan udara Israel menghantam sebuah gedung selama siaran langsung Al Jazeera, beberapa saat setelah militer mengumumkan “gelombang serangan” baru yang menargetkan infrastruktur Hizbullah di seluruh Beirut. Diterbitkan Pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *