Kaltim fokus kembangkan energi terbarukan

Kaltim fokus kembangkan energi terbarukan

  • Selasa, 14 Oktober 2025 01:15 WIB
  • waktu baca 2 menit
Kaltim fokus kembangkan energi terbarukan
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni membuka Indonesia Sustainable Energy Week di Hotel Mercure Samarinda, Senin, (13/10/2025). (Antarakaltim/HO-Diskominfo).

Samarinda (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya untuk meninggalkan energi fosil, seperti batu bara dan gas alam, dan beralih ke Energi Baru Terbarukan (EBT) demi mewujudkan ekonomi berkelanjutan serta ramah lingkungan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Senin, mengatakan komitmen transisi itu telah dicanangkan sejak 15 tahun lalu, dan implementasinya terus diperkuat sampai dengan saat ini.

Transisi energi itu, menurut dia, juga merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hijau dengan target nol emisi.

“Transformasi ekonomi dan energi telah lama kita gaungkan, namun perlu komitmen kuat seluruh pihak untuk mendukung serta implementasi di lapangan,” ujar Sri saat membuka Indonesia Sustainable Energy Week 2025 di Hotel Mercure Samarinda, Senin.

Dia menuturkan meskipun Kaltim dikenal sebagai penghasil utama minyak, gas, dan batu bara, saat ini Kaltim mulai melirik sumber daya lokal yang lebih ramah lingkungan.

Dia menyebutkan salah satu contoh nyata hilirisasi industri yang mendukung EBT di Kaltim, yaitu pabrik kelapa sawit yang memanfaatkan cangkang dan limbah cair (POME) untuk pembangkit listrik.

Selain itu, sambung dia, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau panel surya (solar cell) juga sudah dimulai di sejumlah daerah terpencil di Kaltim.

Sementara itu, dia mengungkapkan potensi besar di Kaltim terkait pemanfaatan EBT, yakni pengembangan energi dari tenaga air (hidro) dan angin.

Indonesia Sustainable Energy Week Goes Regional pertama dilaksanakan pada 13-16 Oktober 2025 di Kota Samarinda, Kaltim. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan di Makassar, Sulawesi Selatan, dengan tema yang berbeda.

Baca juga: Kaltim buka peluang investasi energi baru terbarukan

Baca juga: Kaltim garap pengembangan transisi energi dari limbah sawit

Baca juga: Kaltim optimalkan potensi PLTS dan biogas untuk energi bersih

Pewarta: Arumanto
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Rumah Dua Lantai di Gunung Putri Bogor Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    Jakarta – Rumah dua lantai terbakar di Jalan Nusa Indah, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. “Objek yang terbakar rumah dua lantai, lokasi kejadian di Jl Nusa…

    Mahasiswa Gugat Pasal Menghasut Orang Tak Beragama KUHP Baru

    SEMBILAN mahasiswa program studi hukum dari lintas perguruan tinggi menggugat Pasal 302 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ke Mahkamah Konstitusi. Pasal tersebut…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *