ASEAN sebut perluasan RCEP bisa tingkatkan hubungan ekonomi

ASEAN sebut perluasan RCEP bisa tingkatkan hubungan ekonomi

  • Kamis, 25 September 2025 17:06 WIB
  • waktu baca 2 menit
ASEAN sebut perluasan RCEP bisa tingkatkan hubungan ekonomi
Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP). ANTARA/Xinhua

Kuala Lumpur (ANTARA) – Para menteri ekonomi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada Rabu (24/9) mengatakan perluasan keanggotaan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) akan semakin memperkuat dan mendiversifikasi hubungan ekonominya dengan mitra-mitra eksternal.

Dalam sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan usai Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) ke-57 pada Rabu di Kuala Lumpur, para menteri mengatakan bahwa mereka melihat ketertarikan dari Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong di China, Sri Lanka, Chile, dan Bangladesh untuk bergabung dengan Perjanjian RCEP, dan pertemuan ini mendorong para pejabat untuk mempercepat diskusi guna memulai proses aksesi sesegera mungkin.

Dinyatakan juga bahwa “Pertemuan tersebut menyambut baik pengoperasian penuh Unit Dukungan RCEP dan upayanya dalam memberikan dukungan kepada Komite Bersama RCEP dan badan-badan di bawahnya.”

RCEP, kesepakatan perdagangan bebas terbesar di dunia hingga saat ini, mencakup 10 negara anggota ASEAN dan lima mitra perjanjian perdagangan bebasnya, yaitu China, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru.

Para menteri juga menyambut baik Deklarasi Bersama tentang Kerja Sama Ekonomi antara ASEAN dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC), yang diadopsi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-GCC kedua pada 27 Mei, mendorong kolaborasi sektoral dan studi kelayakan bersama tentang potensi Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-GCC.

AEM dan pertemuan-pertemuan terkait berlangsung pada 22 hingga 26 September, demikian warta Xinhua.

Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Yaqut Jadi Tahanan Rumah Bikin yang Lain Ingin Juga

    Jakarta – Pengalihan status tahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membuat tahanan KPK lainnya ‘ngiler’. Salah satunya Gubernur Riau, Abdul Wahid yang juga meminta hal serupa. Hal itu disampaikan…

    Taksi Online Nyemplung ke Kali saat Putar Balik di Pademangan Jakut

    Jakarta – Taksi online terperosok ke kali di Jalan Budi Mulia depan Ruko Permata Ancol, Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Taksi online terperosok saat putar balik. “Pengemudi out of…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *