Trump: 'Siapa pun yang menyerang AS akan kami buru dan hancurkan'

Trump: ‘Siapa pun yang menyerang AS akan kami buru dan hancurkan’

  • Jumat, 12 September 2025 02:12 WIB
  • waktu baca 2 menit
Trump: 'Siapa pun yang menyerang AS akan kami buru dan hancurkan'
Arsip – Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/py

Jika kalian menyerang Amerika Serikat, kami akan memburu dan menemukan kalian. Kami akan menghancurkan tanpa ampun, dan kami akan menang tanpa keraguan

Istanbul (ANTARA) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Kamis (11/9) menegaskan kepada siapa pun yang menyerang Amerika Serikat bahwa “kami akan memburu kalian.”

“Jika kalian menyerang Amerika Serikat, kami akan memburu dan menemukan kalian. Kami akan menghancurkan tanpa ampun, dan kami akan menang tanpa keraguan,” kata Trump dalam upacara peringatan serangan teroris 11 September 2001.

“Kami memenangkan Perang Dunia Pertama. Kami memenangkan Perang Dunia Kedua. Kami memenangkan segalanya sebelum dan di antaranya,” lanjut Trump.

Baca juga: Mengingat tragedi 11 September: Sejarah kelam serangan terbesar di AS

Ia kemudian merujuk pada kebijakan untuk mengembalikan nama Departemen Pertahanan (Pentagon) ke sebutan lamanya, “Departemen Perang.”

“Sekarang kita kembalikan ke nama ketika kita semua menang,” ujarnya.

Pada Jumat, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mengubah nama Departemen Pertahanan dengan “Departemen Perang” sebagai sebutan sekunder.

Demikian pula, Menteri Pertahanan Pete Hegseth kini juga memiliki gelar sekunder “Menteri Perang.”

Baca juga: Penembakan di Colorado, AS cederai dua pelajar, tewaskan pelaku

Departemen Perang beroperasi sejak 1789 hingga 1947 sebelum direorganisasi melalui Undang-Undang Keamanan Nasional dan secara resmi menjadi Departemen Pertahanan pada 1949.

Meski Trump telah memerintahkan penggunaan nama lama pada papan nama, situs web, dan atribut lain, perubahan nama secara resmi tetap membutuhkan persetujuan Kongres.

Trump menyatakan yakin Kongres, di mana Partai Republik saat ini menguasai mayoritas di kedua kamar, akan mendukung ide tersebut.

Baca juga: Menlu China dan AS bahas soal Taiwan dalam panggilan telepon

Sumber: Anadolu

Penerjemah: Primayanti
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *