Warga jarah barang kantor DPRD Kota Makassar usai dibakar

Warga jarah barang kantor DPRD Kota Makassar usai dibakar

  • Sabtu, 30 Agustus 2025 07:17 WIB
  • waktu baca 2 menit
Warga jarah barang kantor DPRD Kota Makassar usai dibakar
Sejumlah orang menbawa barang hasil jarahan usai Kantor DPRD Kota Makassar dibakar massa, di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/8/2025). ANTARA/Darwin Fatir.

Makassar (ANTARA) – Sejumlah orang menjarah barang-barang yang masih berharga pada Sabtu pagi usai Kantor DPRD Kota Makassar dibakar massa saat terjadi aksi unjuk rasa di Jalan Andi Pangeran Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan pantauan, Sabtu, terlihat mereka sibuk mengambil onderdil dari bangkai mobil terbakar. Beberapa lainnya masuk ke dalam kantor mengambil barang elektronik hingga kompresor mesin pendingin.

Mereka mengambil barang yang bukan miliknya tanpa ada yang melarang, meskipun ada aparat keamanan.

“Dari pada tinggal pak, lebih baik diambil untuk dijual. Banyak juga orang begitu, ambil besi-besinya mobil untuk dijual. Mau ditimbang di loakan,” kata Amran, salah seorang warga.

Sejumlah orang membawa televisi hasil jarahan usai Kantor DPRD KotaMakassar dibakar massa, di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/8/2025). (ANTARA/Darwin Fatir)

Terlihat pula situasi kantor dewan setelah dibakar ini berubah menjadi tempat wisata dadakan. Banyak orang sengaja datang berfoto-foto dengan kondisi kantor yang sangat miris, dengan bangkai mobil-mobil yang sudah hangus dilalap api.

Ada bahkan melakukan siaran langsung di akun media sosial masing-masing untuk memberikan kabar kondisi kekinian, setelah kantor DPRD itu diserang massa sejak pukul 19.30 WITA hingga pukul 02.30 WITA.

Dari pantauan, kejadian pembakaran kantor dewan tersebut terjadi sejak malam sampai dini hari. Pagi ini banyak orang menjarah barang-barang di kantor tersebut dengan sengaja membawa perlengkapan untuk memuluskan penjarahan.

Tidak terlihat aparat kepolisian yang melakukan penjagaan, dan tidak ada larangan bagi siapa saja yang ingin mengambil barang-barang tersebut.

Dari kejadian pembakaran kantor DPRD Kota Makassar itu, sebanyak delapan orang menjadi korban. Empat orang dinyatakan meninggal dunia, dua orang kritis dan tiga orang korban lainnya mengalami luka yang kini dirawat di rumah sakit.

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Simak Ketentuannya

    Jakarta – Informasi libur sekolah dalam rangka Lebaran 2026 mulai banyak dicari menjelang Idulfitri. Pemerintah telah menetapkan jadwal resmi melalui surat edaran bersama terkait pembelajaran Ramadan serta libur nasional dan…

    Cara Melihat Gerhana Bulan Total Hari Ini: Waktu dan Link Live

    Jakarta – Gerhana Bulan Total terjadi hari ini, Selasa 3 Maret 2026, dan dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Peristiwa ini juga dikenal sebagai Blood Moon karena pada fase puncaknya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *