Anggota DPR tegaskan harus ada solusi permanen mitigasi banjir Bekasi

Anggota DPR tegaskan harus ada solusi permanen mitigasi banjir Bekasi

  • Kamis, 28 Agustus 2025 18:18 WIB
  • waktu baca 2 menit
Anggota DPR tegaskan harus ada solusi permanen mitigasi banjir Bekasi
Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady menegaskan pentingnya solusi permanen dalam menangani banjir yang setiap tahun melanda Kota Bekasi, khususnya di sekitar aliran Kali Bekasi.

“Setiap tahun masalahnya sama, banjir tidak pernah ada penyelesaian. Oleh karena itu, kami ingin mengetahui apa yang sebenarnya harus dilakukan, jangan lagi ada solusi tambal sulam,” kata Hamka dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Hal itu disampaikan Hamka usai meninjau progres pembangunan Bendungan Kali Bekasi bersama jajaran Kementerian PU di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Kamis.

Menurutnya, salah satu faktor yang memperparah banjir adalah pembangunan perumahan baru yang tidak sinkron dengan perencanaan tata ruang dan sistem irigasi sungai.

Hamka juga menyoroti kawasan perumahan yang kerap terdampak banjir akibat tidak terintegrasinya pembangunan dengan alur air Kali Bekasi.

“Harus dipikirkan lebih jauh. Kalau memang butuh investasi besar ya harus dilakukan, karena ini sungai besar dan cuaca semakin tidak menentu,” ujarnya.

Baca juga: Kawasan Jababeka Kabupaten Bekasi dikepung banjir

Dalam kunjungan tersebut, Komisi V DPR menerima penjelasan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung–Cisadane terkait rencana revitalisasi dan normalisasi aliran Kali Bekasi.

Salah satunya proyek kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang akan menggali dan menambah saluran tersumbat di sepanjang sungai.

Ia berharap program tersebut segera direalisasikan agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

“Kunjungan ini untuk mendorong pemerintah mencari solusi terbaik. Kalau ada keinginan dan anggaran disiapkan, saya yakin itu bisa dilakukan dengan baik,” katanya.

Dirinya pun menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dan kementerian dalam mengatasi banjir Bekasi.

Menurutnya, koordinasi pemerintah daerah dengan Kementerian PU mutlak dilakukan, terutama terkait pembangunan perumahan di bantaran sungai.

“Biasanya perumahan berdiri di bantaran sungai. Seharusnya ada koordinasi agar aliran pembuangan air benar-benar bisa mengurangi debit sungai saat musim hujan,” tuturnya.

Baca juga: BNPB lanjutkan modifikasi cuaca percepat tangani banjir Jabodetabek

Baca juga: KLH minta Jabar tinjau lagi RTRW hilangkan 1,4 juta ha kawasan lindung

Baca juga: Kemenhut usulkan tinjauan tata ruang di 4 DAS penting Jabodetabek

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    16 Pemuda di Surabaya Ditangkap Saat Mau Perang Sarung Bawa Senjata Tajam

    Jakarta – Polisi menggagalkan aksi perang sarung yang berpotensi memicu tawuran di Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 16 pemuda diamankan karena ketahuan hendak perang sarung, sebagian di antaranya membawa senjata tajam…

    Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Besi dan Kabel Jalan Tol di Jakut

    Jakarta – Polsek Pademangan menangkap enam anggota komplotan spesialis pencurian besi dan kabel jalan tol di sekitar Pospol Bintang Mas, Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Penangkapan sempat diwarnai aksi kejar-kejaran…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *