TNI AD tutup program TNI Manunggal Membangun Desa di Cilegon

TNI AD tutup program TNI Manunggal Membangun Desa di Cilegon

  • Jumat, 22 Agustus 2025 13:57 WIB
  • waktu baca 2 menit
TNI AD tutup program TNI Manunggal Membangun Desa di Cilegon
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat penutupan TMMD di Cilegon, Banten, Tanggerang, Kamis (21/8/2025) (ANTARA/Ho-Humas TNI AD)

Jakarta (ANTARA) – TNI AD menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Lapangan Dinas Sosial Kota Cilegon, Kamis.

Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat, dijelaskan bahwa kegiatan penutupan program TMMD ini dilakukan serentak di 49 kota seluruh Indonesia.

Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, program TMMD memberikan kesempatan bagi masyarakat desa untuk merasakan fasilitas dan infrastruktur yang layak.

Dalam program tersebut, TNI terlibat dalam membenahi jalanan desa yang rusak hingga membangun sumber air agar dapat membantu petani mengairi sawahnya.

“Masih banyak masyarakat yang tidak punya akses jalan, sehingga hasil buminya sulit dijual, dan kegiatan hariannya pun terhambat,” kata Maruli dalam acara penutupan tersebut.

“Kita juga sudah survei daerah mana yang membutuhkan, kita koordinasikan dengan pemerintah daerah untuk support project nya, kami back up untuk logistiknya,” jelas Maruli.

Terkait sumber air, Maruli juga menargetkan membangun lima titi sumber air di setiap lokasi TMDD. Hal tersebut dilakukan demi mencapai target 1.500 sampai 2.000 titik air selama 2026.

Maruli memastikan, pihaknya akan terus menggulirkan program TMMD ini demi meningkatkan kualitas hidup serta perekonomian di desa.

.Baca juga: Program TNI AD Manunggal air beri dampak baik untuk masyarakat

Baca juga: KSAD resmikan 47 titik program TNI AD manunggal air di Jambi

Pewarta: Walda Marison
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Taman Kota Cawang Jadi Tempat Asusila, Ditemukan Kondom hingga Botol Miras

    Jakarta – Taman Kota Cawang, Jakarta Timur, diduga menjadi tempat asusila sejumlah pria. Di dalamnya pun banyak ditemukan benda-benda diduga digunakan dalam praktik asusila yang dilakukan. Adapun benda-benda tersebut ditemui…

    Pengamanan Taman Kota Cawang Diperketat Usai Diduga Jadi Sarang Asusila

    Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur memperketat pengawasan di Taman Kota Cawang. Hal itu dilakukan usai menyusul adanya dugaan praktek asusila sesama pria di lokasi tersebut. “Ada pengamanannya dari…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *