Pemerintah gelontorkan lagi Rp10,6 miliar untuk Monumen Reog Ponorogo

Pemerintah gelontorkan lagi Rp10,6 miliar untuk Monumen Reog Ponorogo

  • Senin, 23 Juni 2025 22:25 WIB
  • waktu baca 2 menit
Pemerintah gelontorkan lagi Rp10,6 miliar untuk Monumen Reog Ponorogo
Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto, saat meninjau pembangunan Monumen Reog Ponorogo, di Ponorogo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Prastyo

Lingkungan sekitar monumen dipercantik agar hidup sebagai kawasan produktif. Ini bukan hanya proyek infrastruktur, tapi penguatan ekosistem wisata.

Ponorogo, Jatim (ANTARA) – Pemerintah pusat kembali menggelontorkan dana sebesar Rp10,6 miliar bersumber dari APBN 2025 untuk pembangunan kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) Ponorogo, Jawa Timur.

Kepala Dinas PUPKP Ponorogo Jamus Kunto, di Ponorogo, Senin, mengatakan anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) Kementerian PUPR.

Anggaran tersebut menurut Jamus, dioptimalkan untuk penataan lingkungan sekitar MRMP, termasuk paving jalan, drainase, jaringan air minum, pengelolaan limbah, hingga penyediaan tempat sampah 3R.

“Lingkungan sekitar monumen dipercantik agar hidup sebagai kawasan produktif. Ini bukan hanya proyek infrastruktur, tapi penguatan ekosistem wisata,” kata Jamus.

Tahun ini, Pemkab Ponorogo akan menyelesaikan segmen drainase tersisa, salah satunya di sekitar Pasar Sampung.

Pekerjaan dilakukan dengan sistem pracetak U-ditch untuk efisiensi dan kecepatan.

“Cukup gali, pasang, dan tutup. Dua bulan selesai. Tidak perlu susun batu manual seperti drainase konvensional,” katanya pula.

Untuk 2026, Jamus menyiapkan usulan peningkatan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).

Beberapa ruas jalan yang disasar, antara lain Sampung–Parang (Magetan), Pohijo–Sampung, dan Sampung–Danyang.

Sedangkan jalur Somoroto–Ngambakan yang menjadi akses utama dari pusat kota sudah diperlebar dan diaspal.

“Prinsipnya, kawasan sekitar monumen harus siap secara menyeluruh. Infrastruktur jalan ini bagian dari kesiapan menyambut wisatawan,” katanya lagi.

Sejak 2023, pembangunan MRMP telah menyedot anggaran sekitar Rp73,8 miliar. Proyek ini diharapkan menjadi ikon wisata dan budaya baru di Jawa Timur.

Baca juga: Sesmenko optimistis Monumen Reog dapat sumbang 50 persen PDRB Ponorogo

Baca juga: Khofifah apresiasi budayawan pejuang peradaban pelestari Reog Ponorogo

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Kementerian Transmigrasi dan BSSN Perkuat Infrastruktur Digital Kampus Patriot

    INFO TEMPO – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat infrastruktur digital dan keamanan siber guna mendukung pembangunan kawasan transmigrasi. Baik Kementrans dan BSSN sepakat saling…

    Sutiyoso Kenang Ide Monorel Jakarta hingga Dibongkar: Jujur, Hati Saya Lega

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Sutiyoso mengenang kembali awal mula munculnya ide pembangunan monorel Jakarta. Dia merasa lega atas pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said setelah hampir 22…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *