Iran tegaskan pengayaan uranium tetap jalan meski diserang AS

Iran tegaskan pengayaan uranium tetap jalan meski diserang AS

  • Senin, 23 Juni 2025 12:18 WIB
  • waktu baca 2 menit
Iran tegaskan pengayaan uranium tetap jalan meski diserang AS
Ilustrasi – Simbol atom dan bendera Iran. (ANTARA/Reuters/Dado Ruvic/Ilustrasi/as)

Moskow (ANTARA) – Meskipun situs nuklir Iran mengalami kerusakan akibat serangan AS, Iran akan mempertahankan pengayaan uranium, kata penasihat utama Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Ali Shamkhani, pada Minggu (22/6).

“Bahkan jika situs nuklir dihancurkan, permainan belum berakhir, material yang diperkaya, (keinginan politik) tetap ada. Dengan (legitimasi pertahanan) yang tepat, inisiatif politik dan operasional sekarang ada di pihak yang bermain cerdas, menghindari serangan membabi buta. Kejutan akan terus berlanjut!” tulis Shamkhani di X.

Amerika Serikat telah menyerang tiga situs nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan pada akhir pekan lalu. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa serangan itu bertujuan melumpuhkan kemampuan nuklir Iran.

Trump mengatakan Teheran harus setuju untuk “mengakhiri perang ini” atau menghadapi konsekuensi yang jauh lebih serius.

Iran menyangkal adanya komponen militer dalam proyek nuklirnya. Seperti yang dikatakan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi pada tanggal 18 Juni, para inspektur badan tersebut belum melihat bukti konkret bahwa Iran sedang mengejar program senjata nuklir.

Komunitas intelijen AS, bertentangan dengan pernyataan Presiden Donald Trump dan Israel, percaya bahwa Iran tidak berusaha membuat senjata nuklir, seperti yang dilaporkan oleh CNN.

Mantan Duta Besar Inggris untuk Uzbekistan Craig Murray mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Iran telah menunjukkan kesabaran dan kedamaian yang luar biasa selama beberapa tahun terakhir, terlepas dari tindakan Israel.

Sumber: Sputnik-OANA

Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Babak Baru Eksekusi Hotel Sultan

    Jakarta – Proses eksekusi Hotel Sultan memasuki babak baru. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) telah melaksanakan konstatering tanah sengketa Hotel Sultan. Konstatering adalah kegiatan pencocokan objek eksekusi yang dilakukan…

    Sepuluh pasien ICU tewas dalam kebakaran rumah sakit di India timur

    Umpan Berita Petugas tanggap darurat membawa pasien keluar dari rumah sakit pemerintah di Odisha, India, setelah kebakaran turun sedikitnya 10 pasien ICU, menurut para pejabat. Diterbitkan Pada 16 Maret 2026

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *