Sektor manufaktur China tumbuh seiring membaiknya sentimen pasar

Sektor manufaktur China tumbuh seiring membaiknya sentimen pasar

  • Minggu, 1 Juni 2025 13:23 WIB
  • waktu baca 2 menit
Sektor manufaktur China tumbuh seiring membaiknya sentimen pasar
Seorang pekerja bekerja di jalur perakitan Voyah, merek kendaraan listrik baru Tiongkok di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok tengah, 9 April 2025. (ANTARA/Xinhua/Wu Zhizun)

Beijing (ANTARA) – Aktivitas manufaktur China terus menunjukkan tanda-tanda peningkatan pada Mei, seiring dengan percepatan produksi dan penguatan ekspektasi pasar.

Menurut data Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China yang dirilis Sabtu (31/5), Indeks Manajer Pembelian (purchasing managers' index/PMI) untuk sektor manufaktur China tercatat di angka 49,5 pada Mei 2025, naik 0,5 poin dari April .

Angka PMI di atas 50 mengindikasikan ekspansi, sementara angka di bawah 50 mencerminkan kontraksi.

Ahli statistik senior NBS Zhao Qinghe mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut mencerminkan percepatan produksi dan ekspektasi bisnis yang lebih positif.

Sub-indeks produksi naik menjadi 50,7, naik 0,9 poin dari bulan sebelumnya, menunjukkan peningkatan output manufaktur. Indeks pesanan baru juga meningkat 0,6 poin menjadi 49,8.

Terutama, PMI untuk perusahaan besar kembali ke zona ekspansi di angka 50,7, naik 1,5 poin dari April, menunjukkan kondisi yang membaik bagi perusahaan-perusahaan besar.

Manufaktur berteknologi tinggi terus mengalami ekspansi untuk bulan keempat berturut-turut, mencapai 50,9. Sub-indeks untuk sektor manufaktur peralatan dan barang konsumen masing-masing naik ke angka 51,2 dan 50,2.

Ekspektasi pasar juga membaik selama periode tersebut. Indeks harapan produksi dan aktivitas bisnis naik menjadi 52,5, naik 0,4 poin dari bulan sebelumnya, menunjukkan bahwa perusahaan manufaktur tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan jangka pendek, kata Zhao.

Peningkatan berkelanjutan dalam PMI sektor manufaktur China itu menunjukkan bahwa dampak dari langkah-langkah kebijakan makroekonomi yang diperketat mulai terlihat, dengan perbaikan ekspektasi bisnis dan tanda-tanda pemulihan dalam aktivitas produksi, kata para analis.

Data pada Sabtu itu juga menunjukkan bahwa PMI sektor non-manufaktur China berada di angka 50,3 pada Mei, turun tipis dari 50,4 pada April, namun tetap berada di zona ekspansi.

Sektor jasa tetap mempertahankan momentum yang stabil, didukung oleh konsumsi pariwisata dan katering yang terkait dengan liburan selama libur Hari Buruh (May Day), kata Zhao.

Seorang analis di China Logistics Information Center, Wen Tao, menuturkan ke depannya, berbagai upaya harus dilakukan untuk meningkatkan permintaan domestik dan juga mempercepat pembukaan pasar tingkat tinggi guna mendorong pertumbuhan baru dalam permintaan eksternal, sehingga memperkuat ketahanan ekonomi negara dan meningkatkan kemampuannya untuk menghadapi risiko.

Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *