Menhan Polandia: Kami tidak berencana kirim pasukan ke Ukraina

Menhan Polandia: Kami tidak berencana kirim pasukan ke Ukraina

  • Rabu, 14 Mei 2025 11:01 WIB
  • waktu baca 1 menit
Menhan Polandia: Kami tidak berencana kirim pasukan ke Ukraina
Sejumlah dubes asing di Jakarta berfoto bersama di depan papan solidaritas #StandWithUkraine di Kedutaan Besar Polandia di Jakarta, Kamis (20/2/2025). (ANTARA/Asri Mayang Sari)

Moskow (ANTARA) – Polandia tidak berencana untuk mengirim pasukannya ke Ukraina, kata Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz, saat menanggapi pernyataan utusan khusus Amerika Serikat Keith Kellogg yang menyebut Polandia ikut memantau gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina.

Pada Selasa (13/5), Kellogg mengatakan AS sedang membahas pengerahan pasukan Inggris, Prancis, Jerman dan Polandia di sebelah barat dari Sungai Dnieper sebagai bagian dari “pasukan ketahanan” untuk mengawasi kemungkinan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina.

“Sikap kami jelas – Polandia tidak memiliki rencana untuk mengerahkan atau mengirim pasukan ke Ukraina. Dari awal, kami sudah menegaskan peran kami sebagai pusat logistik dan infrastruktur untuk misi seperti itu, yang mustahil terwujud tanpa kami terlibat,” kata Menhan Polandia kepada kantor berita PAP, Selasa.

Ketika ditanya apakah pernyataan pejabat AS seperti itu dapat dianggap sebagai tekanan tidak langsung terhadap Polandia, Kosiniak-Kamysz mengaku bahwa dia dan juga Menteri Luar Negeri Radoslaw Sikorski belum mendapat indikasi semacam itu.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Kedubes Polandia luncurkan papan solidaritas #StandWithUkraine

Baca juga: Polandia sebut kehabisan peralatan militer untuk dikirim ke Ukraina​​​​​​

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Mungkinkah perang Iran memicu resesi global?

    Harga energi melonjak karena perang Iran mengganggu pasokan, sehingga meningkatkan risiko bagi AS, Tiongkok, dan Eropa. Semua mata tertuju pada Selat Hormuz. Semakin lama ditutup, semakin besar dampak buruknya terhadap…

    KPK: Gus Alex Punya Peran Sentral Jembatani Perintah dan Uang ke Yaqut

    Jakarta – KPK telah menahan eks staf khusus (stafsus) mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex. KPK menyebut Gus Alex memiliki peran…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *