Sudinsos Jakbar jaring ratusan PMKS dalam tiga bulan terakhir

Sudinsos Jakbar jaring ratusan PMKS dalam tiga bulan terakhir

  • Jumat, 11 April 2025 21:08 WIB
  • waktu baca 1 menit
Sudinsos Jakbar jaring ratusan PMKS dalam tiga bulan terakhir
Belasan pekerja seks komersial (PSK) ilegal dibawa ke Panti Dinas Sosial Jakarta Barat, Kembangan, Selasa (11/3/2025) malam. ANTARA/Risky Syukur

para PMKS yang terjaring operasi langsung dibawa untuk diserahkan ke Panti Sosial Kedoya guna mendapat pembinaan

Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Sosial Jakarta Barat (Sudinsos Jakbar) menjaring sebanyak 373 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dalam operasi penjangkauan yang berlangsung Januari hingga Maret 2025.

“Selama tiga bulan PMKS yang dijangkau sebanyak 373 orang. Rinciannya Januari 107 orang, Februari 121, dan Maret 145 PMKS,” kata Kepala Sudinsos Jakbar Suprapto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Dinsos DKI jangkau sekitar 1.500 PPKS di 2025

Sudinsos Jakbar rutin menggelar penertiban di titik-titik rawan yang berada di delapan wilayah kecamatan seperti perempatan atau lampu merah.

“Penjangkauan PMKS dalam rangka penegakan Perda No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum,” kata Suprapto.

Baca juga: Sudinsos Jaksel jaring 219 PPKS hingga Maret 2025

Suprapto menjelaskan para PMKS yang terjaring operasi langsung dibawa untuk diserahkan ke Panti Sosial Kedoya guna mendapat pembinaan.

Baca juga: Satpol PP Jaksel jaring 12 PPKS di Kebayoran Lama saat Ramadhan

Lebih lanjut ia merinci, selama tiga bulan itu PMKS yang paling banyak terjangkau adalah gelandangan, yakni 179 orang dan psikotik/OMDK 108 orang. Lainnya pengamen, pengemis, pak ogah, pemulung dan sebagainya.

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Irjen Daniel Silitonga Jadi Gubernur Akpol, Irjen Midi Kasespim Lemdiklat

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi sejumlah jabatan. Dua di antaranya adalah posisi Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) dan Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat…

    KBRI Minta WNI di Bahrain Waspada Usai Markas Militer AS Diserang Iran

    Jakarta – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manama, Bahrain, membenarkan bahwa ada serangan di pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Juffair. Warga negara Indonesia (WNI) di Bahrain diminta tetap…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *