
PLTD Komodo di Labuan Bajo uji coba insenerator ramah lingkungan
- Rabu, 2 April 2025 12:19 WIB
- waktu baca 2 menit

Kupang (ANTARA) – Pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Komodo mulai uji coba insenerator ramah lingkungan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Executive Vice President (EVP) HSSE, Doddy Pangaribuan dalam keterangan yang diterima di Kupang, Rabu mengatakan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan pengelolaan limbah operasional secara ramah lingkungan dan mendukung program keberlanjutan.
“Insinerator ini diharapkan dapat mengolah limbah yang dihasilkan dari operasional PLTD dengan lebih efisien, mengurangi potensi pencemaran lingkungan, dan menjaga kebersihan di sekitar area pembangkit,” katanya.
Dia menambahkan bahwa penggunaan insinerator merupakan langkah konkret dalam mendukung kebijakan perusahaan terkait pengelolaan limbah yang lebih baik dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
“Kami berupaya untuk terus meningkatkan standar operasional dan memastikan bahwa setiap fasilitas yang digunakan sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku,” ujar dia.
Doddy mengatakan teknologi insinerator ini menjadi salah satu solusi terbaik dalam mengelola limbah dengan lebih efektif dan efisien.
Sementara itu, Manager Unit Layanan Pusat Listrik Ende, Agung Subangun, menambahkan bahwa keberadaan insinerator ini sangat penting dalam mendukung operasional PLTD yang lebih bersih, efisien, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
PLN sendiri berharap agar dengan adanya insinerator ini, pengelolaan limbah di PLTD Komodo semakin optimal dan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar serta masyarakat setempat.
Dengan demikian, PLTD Komodo dapat terus beroperasi dengan kinerja yang lebih baik sekaligus tetap menjaga keseimbangan lingkungan.
Selain memberikan manfaat lingkungan, penggunaan insinerator juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional PLTD Komodo.
Dengan pengelolaan limbah yang lebih baik, operasional pembangkit dapat berjalan lebih lancar tanpa terganggu oleh masalah limbah. Ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menghadirkan energi yang andal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk tim teknis dan operasional PLTD Komodo yang berperan dalam memastikan insinerator berfungsi dengan optimal.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh tim dalam mengimplementasikan teknologi ini. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kami optimis bahwa pengelolaan limbah di PLTD Komodo akan semakin baik di masa depan,” tambah Doddy.
Dengan adanya inovasi ini, PLTD Komodo diharapkan dapat menjadi contoh dalam penerapan teknologi ramah lingkungan di sektor kelistrikan.
Langkah ini tidak hanya menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dengan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Anggota DPR soroti masalah kelistrikan di PLBNNTT
- 30 Maret 2025
Tim SAR temukan jenazah mantan Bupati TTU di laut
- 27 Maret 2025
Rekomendasi lain
WhatsApp GB, ini penjelasan, keunggulan, dan risikonya
- 9 Oktober 2024
Surat Yasin lengkap: arab, latin, beserta artinya
- 24 Juli 2024
7 negara termiskin di dunia pada 2024
- 16 Agustus 2024
Cara mudah daftar jadi pangkalan resmi gas elpiji 3kg
- 3 Februari 2025
Tips lunasi utang pinjol dengan cepat dan efektif
- 17 Juli 2024
Ingin tinggal di Bali? Simak biaya hidupnya
- 10 Juli 2024
Cara praktis membuat SKCK online
- 20 Agustus 2024
Hukum meninggalkan shalat Jumat 3 kali berturut-turut
- 29 Agustus 2024