Pemerintah kirim tim bantuan untuk korban gempa Myanmar mulai besok

Lebaran

Pemerintah kirim tim bantuan untuk korban gempa Myanmar mulai besok

  • Senin, 31 Maret 2025 00:16 WIB
  • waktu baca 2 menit
Pemerintah kirim tim bantuan untuk korban gempa Myanmar mulai besok
Menko PMK Pratikno (lima dari kiri) menghadiri Gema Takbir Akbar Nasional di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (30/3/2025). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia akan mengirimkan tim bantuan untuk korban gempa menyusul bencana gempa bumi yang mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3).

“Besok sore (31/3) akan mulai ada tim yang berangkat, Selasa (1/4) pagi akan ada tim lagi yang berangkat, kemudian logistik yang lain juga akan segera disusulkan. Jadi, kita bersama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertanian, BNPB, TNI, Polri, Baznas, dan lembaga-lembaga lain sudah mengonsolidasikan bantuan untuk saudara-saudara kita di Myanmar,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno usai menghadiri Gema Takbir Akbar Nasional di Masjid Istiqlal di Jakarta, Minggu (30/3).

Ia menyebutkan logistik akan dikirimkan secara bertahap, namun saat ini pemerintah mengupayakan pengiriman kebutuhan-kebutuhan yang paling mendesak terlebih dahulu, yakni tempat perlindungan atau selter, obat-obatan, dan tenaga medis.

“Yang jelas kan ada emergency (kegawatdaruratan) yang harus segera berangkat, terutama tim penyelamatan Badan SAR Nasional. Jadi, logistiknya yang dikirim bertahap, pada rapat tingkat Menteri Luar Negeri Asia Tenggara, juga sudah menegaskan tentang kebutuhan yang paling mendesak adalah selter dan obat-obatan, juga tenaga medis,” ujar dia.

Selain mengirimkan tim, katanya, pemerintah Indonesia juga akan membantu untuk merekonstruksi tempat tinggal.

Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) menyatakan bantuan yang akan dikirimkan untuk korban bencana gempa bumi di Myanmar dan Thailand meliputi pengiriman tenaga SAR, tenaga medis darurat untuk memberikan pertolongan pertama, serta bantuan logistik senilai satu juta dolar AS (sekitar Rp16,5 miliar).

Bantuan logistik terdiri atas obat-obatan, makanan, tempat penampungan sementara, dan penyuling air bersih.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto melalui pesan di X pada Jumat (28/3) juga menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Myanmar dan Thailand atas bencana alam tersebut.

Presiden juga memastikan kesiapan pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan yang diperlukan untuk pemulihan kawasan yang terdampak.

Baca juga: TNI kirim pasukan SAR dan medis bantu evakuasi korban gempa di Myanmar

Baca juga: Korban tewas gempa Myanmar naik menjadi 1.644, 3.000 lainnya terluka

Baca juga: Kemlu RI: Belum ada kabar WNI terdampak gempa Myanmar-Thailand

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Kakorlantas: One Way Nasional Arus Mudik Lebaran 2026 Dicabut Besok

    Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan one way nasional untuk arus mudik Lebaran tahun ini akan berakhir besok. Kebijakan itu juga akan melihat situasi…

    Balita di Sulbar Diserang 2 Anjing Liar, Alami Luka di Kepala dan Paha

    Polman – Seorang anak berusia 3 tahun di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), diserang dua anjing liar. Korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh. “(Korban) ada di puskesmas sekarang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *