PM Spanyol serukan AS akhiri perang dagang yang “tidak berfaedah”
- Sabtu, 29 Maret 2025 13:18 WIB
- waktu baca 2 menit
Madrid (ANTARA) – Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez pada Jumat (28/3) menyerukan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk “mempertimbangkan kembali” penerapan tarif baru dan mengakhiri apa yang dia sebut sebagai perang dagang yang “tidak berfaedah.”
Berbicara dalam sebuah acara di Madrid, hanya dua hari setelah Trump mengonfirmasi apa yang disebut Sanchez sebagai “tarif tertinggi yang pernah dikenakan terhadap Uni Eropa,” pemimpin Spanyol itu mendesak Washington untuk kembali terlibat dalam dialog.
“Saya ingin sekali lagi menyerukan kepada pemerintah AS untuk mempertimbangkan kembali, berdialog dengan Komisi Eropa, dan menghentikan tindakan yang tidak berfaedah ini,” kata Sanchez.
Pada Rabu (26/3), Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memberlakukan tarif 25 persen pada semua kendaraan dan suku cadang otomotif buatan luar negeri yang diimpor ke AS.
“Perang dagang tidak menguntungkan siapa pun,” kata PM Sanchez.
Spanyol, kata Sanchez, akan merespons “dengan cara yang terkoordinasi bersama mitra-mitra Eropa”.
“Sebagai kekuatan perdagangan, Uni Eropa mampu merespons tindakan sembrono yang diusulkan oleh pemerintah AS. Di saat beberapa pihak membangun tembok, kami justru membangun aliansi baru,” ujar Sanchez.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Wakil PM Spanyol tolak kenaikan anggaran pertahanan
- 26 Februari 2025
Korban jiwa banjir Spanyol bertambah jadi 211 orang
- 3 November 2024
PM Spanyol menegaskan kembali solusi dua negara untuk Palestina
- 20 September 2024
Presiden Turki puji sikap PM Spanyol terhadap Gaza
- 13 Juni 2024
Rekomendasi lain
Mengenal struktur organisasi Badan Gizi Nasional
- 20 Agustus 2024
Benarkah Meta AI di WhatsApp bisa menghasilkan uang?
- 27 Desember 2024
Cara dan syarat urus surat keterangan nikah
- 30 Juli 2024
Opsen pajak kendaraan bermotor, penjelasan dan cara menghitungnya
- 18 Desember 2024