Matangkan Sekolah Rakyat, Mensos sambangi SMA CT Arsa

Matangkan Sekolah Rakyat, Mensos sambangi SMA CT Arsa

  • Senin, 24 Maret 2025 10:12 WIB
  • waktu baca 2 menit
Matangkan Sekolah Rakyat, Mensos sambangi SMA CT Arsa
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (tengah) saat kunjungan ke SMA Unggulan CT Arsa Foundation, Sukoharjo, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-Kemensos)

Jakarta (ANTARA) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengunjungi SMA Unggulan CT Arsa Foundation di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dalam rangka mematangkan Sekolah Rakyat.

“Karena itulah kami mengaji (belajar) di sini agar Sekolah Rakyat itu lulusannya diharapkan bisa seperti di SMA CT Arsa Foundation,” kata Gus Ipul dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan hal tersebut setelah mengunjungi SMA CT Arsa dan bertemu langsung dengan para siswa dan siswi yang menempuh pendidikan di tempat itu.

Kedatangan mereka untuk mematangkan persiapan Sekolah Rakyat agar bisa menghasilkan siswa dan siswa berkualitas seperti yang telah dicetak oleh SMA CT Arsa.

Ia menyatakan kagum terhadap para siswa dan siswi tersebut.

Meski mereka berasal dari keluarga tidak mampu, menurut dia, anak-anak tersebut percaya diri dalam bertutur dan bertindak.

Ia juga semakin kagum tatkala mengetahui anak-anak tersebut diterima di sekolah ternama yang tak hanya di dalam negeri, akan tetapi juga di luar negeri.

“Saya bangga pada adik-adik sekalian. Adik-adik yang sekolah di sini itu kalau ditanya bisa menjawab dengan penuh percaya diri,” kata Saifullah Yusuf.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, serta Chairul Tanjung selaku pendiri dan pembina SMA Unggulan CT Arsa.

Hadir juga para rektor dari universitas ternama Indonesia, seperti Universitas Sebelas Maret, Universitas Airlangga, dan Universitas Diponegoro.

Chairul Tanjung berpandangan bahwa pendidikan salah satu upaya penting untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi upaya pemerintah untuk mendirikan Sekolah Rakyat.

“Alhamdulillah Bapak Presiden Prabowo itu ingin membangun secara signifikan, yang pertama adalah Sekolah Rakyat yang ada di bawah Kementerian Sosial. Yang kedua adalah Sekolah Garuda yang ada di bawah Kemenristekdikti (Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi),” kata dia.

Dalam kunjungan tersebut, selain bersilaturahim dan benchmarking untuk penguatan Sekolah Rakyat, Gus Ipul juga menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Sosial dan CT Corp mengenai publikasi Sekolah Rakyat.

Baca juga: Mensos targetkan Sekolah Rakyat di Solo buka mulai tahun ajaran baru

Baca juga: Presiden: Sekolah rakyat untuk memutus mata rantai kemiskinan

Baca juga: Seskab Teddy-Mensos persiapkan infrastruktur-kurikulum sekolah rakyat

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Purbaya Ungkap Konsekuensi Tunda Pencabutan 11 Juta PBI BPJS

    PEMERINTAH memutuskan 11 juta penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK) atau PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan dalam putaran terakhir, tetap mendapatkan pelayanan gratis selama tiga bulan ke depan. Scroll ke…

    Kepala BGN Respons Survei Program Makan Bergizi Gratis

    KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menanggapi survei Indikator Politik Indonesia soal tingkat kepuasan terhadap makan bergizi gratis (MBG). Menurut sigi tersebut, sekitar 72,8 persen responden menyatakan puas dengan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *