
Seskab Teddy-Mensos persiapkan infrastruktur-kurikulum sekolah rakyat
- Sabtu, 22 Maret 2025 02:50 WIB
- waktu baca 2 menit

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf tengah mempersiapkan infrastruktur dan kurikulum untuk sekolah rakyat yang direncanakan berada di 53 titik di Indonesia dalam waktu dekat.
Hal itu disampaikan Seskab Teddy melalui unggahan sejumlah foto di akun resmi Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet pada Jumat (21/3), dengan imbuhan TIW dan tagar #CatatanSeskab yang merupakan unggahan pribadi dari Letkol Teddy Indra Wijaya.
Baca juga: Mensos: Sekolah Rakyat tahap pertama siap dilaksanakan di 45 titik
“Siang ini, menghadiri undangan rapat dari Menteri Sosial, Bapak Saifullah Yusuf di kantor Kementerian Sosial. Rapat yang turut dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial, Bapak Agus Jabo Priyono beserta jajaran Kemensos untuk membahas perkembangan persiapan sekolah rakyat,” tulis Seskab Teddy melalui keterangan foto dalam unggahan tersebut yang dikutip di Jakarta, Sabtu.
Teddy menjelaskan bahwa pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur dan kurikulum untuk 53 sekolah rakyat yang akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan 200 sekolah rakyat berasrama pada tahun 2025 yang diperuntukkan jenjang SD, SMP, dan SMA dengan fokus utama membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Baca juga: Sekolah Rakyat diharap jadi solusi pemenuhan hak pendidikan semua anak
Presiden merinci sebanyak 53 sekolah di antaranya akan segera diresmikan dalam tiga bulan ke depan.
Kepala Negara mengatakan Kementerian Sosial telah memiliki gedung dan lahan yang siap digunakan sehingga hanya memerlukan renovasi kecil. Sementara itu, 147 sekolah sisanya akan menyusul dalam waktu dekat.
Presiden menargetkan pembangunan 200 sekolah rakyat setiap tahun sehingga dalam lima tahun ke depan, setiap kabupaten di Indonesia akan memiliki minimal satu sekolah rakyat berasrama.
Baca juga: Prabowo umumkan pembangunan 200 sekolah rakyat berasrama tahun 2025
Tujuan dari pembangunan sekolah rakyat adalah memutus mata rantai kemiskinan dan memastikan bahwa anak-anak dari keluarga miskin tidak lagi terjebak dalam kondisi yang sama dengan orang tua mereka.
Presiden menegaskan bahwa anak-anak dari keluarga dengan pekerjaan sederhana, seperti pemulung, harus diberdayakan agar mereka tidak mengikuti jejak orang tuanya.
Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Panglima TNI sebut jabatan Seskab Teddy setara Eselon II
- 13 Maret 2025
Rekomendasi lain
Lima cara mudah cek tarif jalan tol
- 15 Agustus 2024
Sudah mulai cair, ini cara cek penerima dana PIP Desember 2024
- 3 Desember 2024
Mau liburan ke Eropa? Ini cara dan biaya pengajuan Visa Schengen
- 25 Oktober 2024
Bacaan Dzikir yang dapat diamalkan pada hari Jumat
- 30 Agustus 2024
Cara membuat dan memperpanjang SKCK
- 19 Agustus 2024
30 ucapan selamat ulang tahun Islami nan menyentuh hati
- 15 Agustus 2024