Semua RW di Jakpus kini miliki bank sampah

Semua RW di Jakpus kini miliki bank sampah

  • Jumat, 21 Maret 2025 23:18 WIB
  • waktu baca 2 menit
Semua RW di Jakpus kini miliki bank sampah
Petugas memilah sampah yang bisa diolah oleh mesin daur ulang saat pengoperasian perdana Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Semper di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/3/2025). Selain di Semper, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengoperasikan perdana TPS 3R di Sunter, Bambu Larangan, dan Rawa Ternate sekaligus pencanangan pembentukan 870 bank sampah baru dan reaktivasi 852 bank sampah untuk mendorong masyarakat agar ikut aktif dalam memilah sampah. ANTARA FOTO/Reno Esnir/tom.

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menyatakan semua rukun warga (RW) di wilayahnya telah memiliki bank sampah, bahkan dalam satu RW ada yang dua sampai tiga unit.

“RW di Jakarta Pusat seluruhnya sudah mempunyai bank sampah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Iqbal Akbarudin di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Lebih 1.800 RW di Jakarta sudah miliki bank sampah

Iqbal mengatakan bahwa dengan adanya bank sampah diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPS Bantargebang, Bekasi.

Selain itu, keberadaan bank sampah juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan partisipasi masyarakat di mana ada 10.161 warga yang menjadi nasabah aktif.

“Minimal satu bank sampah untuk satu RW. Saat ini di Jakarta Pusat sudah ada 413 bank sampah di tingkat RW. Jadi, ada satu RW yang memiliki lebih dari satu bank sampah,” ujarnya.

Baca juga: Rano harap pengelolaan sampah jadi budaya warga Jakarta

Iqbal juga mengapresiasi atas upayanya dalam mewujudkan Jakarta Pusat sebagai Kota yang bersih dan aktif bank sampahnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Pusat Slamet Riyadi menyatakan pihaknya akan terus melakukan pembinaan dengan monitoring dan evaluasi di tiap bulannya untuk melihat keaktifan dari bank sampah, termasuk jumlah nasabahnya, efektivitas, dan volume sampah.

“Tujuan dari bank sampah unit RW untuk pengurangan sampah di sumber. Jadi, kita harapkan dengan banyaknya sampah yang dikurangi itu akan mengurangi sampah yang dikirim ke Bantargebang,” katanya.

Jakarta Pusat, lanjut dia, juga telah memiliki TPS 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) di Cempaka Putih dan Gambir yang sudah beroperasi dari tahun lalu dan sudah bisa mengurangi sampah sekitar 15 sampai 20 ton sehari.

Baca juga: Pemprov DKI tambah empat TPS 3R di tiga wilayah

Oleh karena itu, Slamet meminta dukungan semua masyarakat untuk sama-sama mengurangi sampah dari sumbernya dengan memilah sampah dari awal baik yang organik, anorganik maupun B3 (limbah). Sehingga sampah itu tidak menjadi masalah bahkan bisa menjadi berkah.

“Sampah itu bisa menjadi berkah contohnya di RW 01 Gambir, bulan ini dicairkan sebanyak Rp34 juta untuk THR yang diberikan kepada nasabah dari bank sampah. Itu adalah dampak positif yang dihasilkan dari bank sampah unit RW,” ucapnya.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *