
Perum Bulog Karawang terus genjot penyerapan gabah petani
- Kamis, 20 Maret 2025 14:17 WIB
- waktu baca 2 menit

Kami terus bekerja melakukan penyerapan gabah kering panen petani, dengan serapan 1.000-2.000 ton per hari hingga April nanti
Karawang (ANTARA) – Perum Bulog Kantor Cabang Karawang, Jawa Barat, terus menggenjot penyerapan gabah kering panen langsung ke petani, sebagai bagian dari upaya memberikan harga gabah yang layak dan stabil kepada petani.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Karawang, Umar Said dalam keterangannya di Karawang, Kamis, menyampaikan bahwa realisasi penyerapan gabah kering panen hingga pertengahan Maret 2025 cukup bagus, bahkan melebihi target yang telah ditetapkan.
Hingga Maret, penyerapan gabah Bulog Karawang sebenarnya ditargetkan mencapai 16.700 ton. Namun realisasinya sudah cukup tinggi, mencapai 22.800 ton gabah. Jadi pencapaian realisasinya mencapai 136 persen dari dari target.
“Kami terus bekerja melakukan penyerapan gabah kering panen dari petani, dengan serapan antara 1.000-2.000 ton per hari hingga April nanti,” kata Umar.
Untuk melancarkan penyerapan gabah tersebut, Bulog Karawang telah bekerja sama dengan Kodim TNI AD melalui Babinsa serta Petugas Penyuluh Lapangan dari Dinas Pertanian di tiga wilayah tanggung jawab Bulog Karawang, yakni Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.
Disebutkan bahwa kerja sama tersebut dilakukan dengan menjadikan seluruh Kantor Danramil sebagai Posko Bersama Eksekusi Jemput Gabah, sebagai salah satu upaya untuk lebih dekat dengan petani di lokasi panen.
“Kami juga meluncurkan slogan “Infokan, Langsung Jemput, Langsung Bayar” agar sosialisasi dan informasi terkait kegiatan penyerapan GKP dan harga pembelian pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat,” katanya.
Ia mengimbau petani agar dapat bersama-sama menjaga hasil panen gabahnya dengan perlakuan panen dan pasca panen yang baik, di antaranya dengan melakukan panen sesuai dengan umur panen optimal, menggunakan alat yang tepat, dan melakukan pembersihan setelah perontokan serta melakukan penyimpanan yang sesuai sehingga dapat menghindari gabah menjadi rusak, berjamur atau berkecambah.
Umar menyampaikan gabah yang diserap itu nantinya diolah menjadi beras cadangan pemerintah.
“Kami telah berupaya semaksimal mungkin dengan mempersiapkan sarana melalui kerja sama dengan 49 pabrik beras yang memiliki alat pengeringan, dengan total kapasitas seluruhnya sebanyak 2.000 ton gabah per hari,” katanya.
Baca juga: DPRD Karawang minta Bulog serap gabah langsung dari petani
Baca juga: Bulog serap 535 ribu ton beras dalam negeri hingga 19 Mei
Baca juga: Bulog menjaga kualitas beras impor dengan fumigasi dan perawatan rutin
Baca juga: Bulog DIY pastikan isi minyak goreng yang dijual sesuai takaran
Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Bupati Belitung lega lihat stok beras 1.900 ton
- 19 jam lalu
Mentan: Harga beras dan minyak goreng tidak boleh naik
- Kemarin 16:21
Bulog Rejang Lebong serap beras petani 407,3 ton
- 14 Maret 2025
Rekomendasi lain
Cara mudah login WhatsApp Web
- 3 Juli 2024
Lirik lagu “Mengheningkan Cipta”
- 31 Juli 2024
Lirik lagu “Garuda Pancasila”
- 31 Juli 2024
Kapan jadwal ujian SKD CPNS 2024?
- 29 September 2024
Cara cek kepesertaan BPJS Kesehatan menggunakan NIK
- 24 Juli 2024
Profil lengkap Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto
- 21 Oktober 2024
Rincian gaji dan tunjangan anggota DPRD
- 11 Oktober 2024
Cara mudah hapus akun Telegram
- 23 Juli 2024
Daftar pemain Indonesia vs China, pasukan Garuda lebih mewah
- 14 Oktober 2024