
Menko Pangan penuhi janji beri alat pendingin susu untuk UD Pramono
- Kamis, 20 Maret 2025 11:19 WIB
- waktu baca 2 menit

Bantuan ‘cooling’, janji saya bulan November sudah kami realisasikan
Boyolali (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memenuhi janji untuk memberikan alat pendingin susu senilai Rp400 juta untuk UD Pramono di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis.
“Bantuan cooling, janji saya bulan November sudah kami realisasikan,” kata Zulkifli Hasan di Boyolali, Kamis.
Ia meminta maaf karena janji tersebut cukup lama direalisasikan mengingat bantuan tidak menggunakan anggaran pemerintah.
“Saya minta maaf agak lama nabungnya, bantuan ini kan pribadi. Ini sudah terkumpul,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memperlancar usaha UD Pramono yang sempat viral karena polemik perpajakan beberapa waktu lalu.
“Habis ini saya ke Semarang, ada agenda rapat koordinasi dengan gubernur dan para bupati. Panen raya agar bisa terserap dengan harga Rp6.500 gabah paling minimal,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali Lusiana Dyah Suciati mengatakan cooling unit sangat dibutuhkan dalam rantai pengamanan susu.
“Bantuan ini membantu ketika ingin meningkatkan produktivitas, karena produktivitas naik harus diikuti dengan rantai pengamanan susu sebelum didistribusikan ke IPS (industri pengolahan susu),” katanya.
Ia mengatakan bantuan dari Menko Bidang Pangan tersebut berkapasitas 5.000 liter.
“Ini sangat membantu Pak Pramono. Kemarin itu kan baru 1.300 peternak, sekarang sudah 1.500 peternak. Artinya kebutuhan ini vital dan ini tepat sekali. Makasih ke Pak Menko Pangan karena ini akan berdampak pada produktivitas susu di Boyolali,” katanya.
Sementara itu, Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada Zulkifli Hasan atas diberikannya bantuan tersebut.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat persusuan di Boyolali. Sekarang total ada tujuh cooling unit, maksimal kapasitas 35.000 liter,” katanya.
Pada kunjungan tersebut, Menko Zulhas juga didampingi oleh Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Hatta dan Menteri Perdagangan RI Budi Santoso.
Baca juga: Menko Pangan dukung upaya Jakarta olah sampah jadi energi
Baca juga: Pemerintah upayakan penambahan luas sawah dilindungi jadi 20 provinsi
Baca juga: Jaga ketahanan pangan, pemda diminta tak alih fungsi lahan pertanian
Baca juga: Pemerintah merevisi aturan pengawasan keamanan pangan
Pewarta: Aris Wasita
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Rekomendasi lain
Berapa harga tiket bus Rosalia Indah?
- 21 Agustus 2024
Cara cek penerima program PIP Desember 2024
- 12 Desember 2024
Daftar rest area di Tol Jakarta-Bandung
- 26 Juli 2024
Profil Prasetyo Hadi, kandidat calon menteri Prabowo
- 15 Oktober 2024
Daftar instansi yang buka CPNS 2024 dan cara mengeceknya
- 22 Agustus 2024
Cara bayar tagihan Pegadaian secara online dan via ATM
- 2 Agustus 2024
Cara membuat kartu kuning pencari kerja bisa secara online
- 14 Oktober 2024
Doa agar terhindar dari penyakit ain
- 25 September 2024