
Kemenekraf dan OJK siapkan solusi pembiayaan bagi para kreator
- Rabu, 19 Maret 2025 08:13 WIB
- waktu baca 2 menit

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membahas penyiapan solusi pembiayaan bagi para kreator dalam upaya mendukung pengembangan dan peningkatan daya saing pelaku industri kreatif.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan perwakilan OJK dalam pertemuan di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (18/3), membicarakan penggunaan teknologi digital berbasis token dalam skema pendanaan dan monetisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian, Menteri Ekonomi Kreatif menekankan pentingnya kolaborasi dengan OJK dalam menghadirkan skema pembiayaan proyek kreatif berbasis token.
“Kami ingin memastikan bahwa kreator memiliki peluang untuk memanfaatkan teknologi blockchain guna meningkatkan nilai ekonomi dari karya mereka,” katanya.
Baca juga: Kementerian Ekonomi Kreatif mendukung para kreator untuk berkembang
Kementerian Ekonomi Kreatif bersama OJK merancang program tokenisasi yang meliputi lima tahap utama, yakni Seleksi Partisipan, Bimbingan dan Pengembangan Kemampuan, Sesi Pencocokan dan Penawaran, Pendampingan Penutupan Kesepakatan, serta Regulatory Sandbox.
Program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri kreatif berbasis HKI sekaligus menarik minat investor untuk berinvestasi dalam sektor ini.
“Dengan ekosistem yang lebih kuat, industri kreatif nasional dapat bersaing di pasar global dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Riefky.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi berharap rencana kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menyiapkan solusi pendanaan bagi para kreator dapat segera diwujudkan.
“Kerja sama ini membantu memberikan solusi bagi pelaku industri kreatif untuk mendapat akses yang lebih luas terhadap sumber pendanaan baru dan tentunya pada akhirnya diharapkan akan mendorong pencapaian target pertumbuhan nasional sebesar 8 persen,” kata Hasan.
Baca juga: Pemerintah bantu pelaku usaha ekonomi kreatif jangkau peluang pasar
Baca juga: Kementerian Ekonomi Kreatif berkomitmen dukung pengembangan bisnis IP
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Kemenekraf MoU dengan BPS bantu sensus ekonomi ekraf
- 13 Maret 2025
Gubernur luncurkan 42 agenda wisata unggulan Aceh
- 12 Maret 2025
Rekomendasi lain
Profil Ahmad Luthfi, calon gubernur Jawa Tengah dari Partai Gerindra
- 3 September 2024
Berapa biaya hidup di Australia?
- 7 Oktober 2024
5 cara cek nomor IMEI Xiaomi untuk memastikan keasliannya
- 8 Agustus 2024
Syarat pendaftaran ASN SPP Indonesia Badan Gizi Nasional
- 14 Januari 2025
Mengenal amalan membaca Yasin Fadhilah
- 24 Juli 2024
Jadwal dan niat Puasa Rajab 1446 Hijriah dalam Arab dan latin
- 31 Desember 2024
Jadwal kereta api Yogyakarta – Bandung 2024 beserta harga tiketnya
- 19 September 2024
Perbedaan WhatsApp GB dan WhatsApp resmi
- 9 Oktober 2024