
Kementerian PU: Tol Semarang-Demak Seksi 1B jadi bagian Giant Sea Wall
- Kamis, 13 Maret 2025 11:36 WIB
- waktu baca 2 menit

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Proyek Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1B yang terintegrasi tanggul laut nantinya menjadi bagian dari Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall.
“Bagian dari Giant Sea Wall,” ujar Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Wilan Oktavian dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Saat ini progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak masih berlangsung, terutama pembangunan tol Semarang-Demak Seksi I Kaligawe – Sayung di mana untuk untuk yang seksi IA progres konstruksinya mencapai 47,81 persen, kemudian untuk Seksi 1B yang terintegrasi tanggul laut mencapai 29,78 persen, untuk Seksi 1C yang dilengkapi kolam retensi mencapai 20,92 persen.
Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi I tersebut tetap ditargetkan untuk selesai secara keseluruhan pada kuartal II tahun 2027.
“Jadi target selesainya masih tetap seperti yang pernah kita laporkan di kuartal II tahun 2027,” kata Wilan.
Baca juga: WIKA: Pengerjaan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1B capai 50 persen
Sedangkan untuk Jalan Tol Seksi II Sayung – Demak sepanjang 16,01 km telah beroperasi.
Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Proyek merupakan salah satu PSN yang tercantum Permenko No. 12 Tahun 2024 yang masih berlaku hingga saat ini.
Selain pemenuhan serta meningkatkan konektivitas, pembangunan jalan tol Semarang-Demak bertujuan untuk mengurai kemacetan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjadi solusi atas banjir rob di wilayah pesisir.
Tol Semarang – Demak memiliki total panjang 26,95 km yang dibangun dalam 2 seksi yakni Seksi 1 Kaligawe – Sayung sepanjang 10,64 km yang berada di atas laut dan Seksi 2 ruas Sayung – Demak sepanjang 16,31 km yang berada di daratan dan telah beroperasi sejak 25 Februari 2023.
Untuk Seksi 1 Kaligawe – Sayung menjadi porsi pemerintah yang terbagi menjadi 3 paket yakni paket 1 A dengan Penyedia Jasa Hutama Karya (HK) dan Beijing Urban Construction Group (BUCG), Paket 1B adalah Pembangunan Perumahan (PP), Wijaya Karya (WIKA) dan China Road and Bridge Corporation (CRBC) serta Paket 1C adalah Adhi Karya dan Sinohydro.
Baca juga: WIKA Bangun Tol Semarang – Demak, Tingkatkan Konektivitas dan Perlindungan Banjir
Pewarta: Aji Cakti
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Rencana “exit” tol ke stasiun kereta cepat Karawang masih dibahas
- 26 Februari 2025
BPJT: Pemerintah hanya rekomendasikan diskon tarif tol kepada BUJT
- 26 Februari 2025
Kementerian PU dorong diskon tarif tol 20 persen pada mudik Lebaran
- 25 Februari 2025
PU: Dua ruas Tol Trans Sumatera siap diresmikan dukung mudik Lebaran
- 23 Februari 2025
Rekomendasi lain
Tips lunasi utang pinjol dengan cepat dan efektif
- 17 Juli 2024
Cara dan syarat daftar jadi pendamping lokal desa (PLD) Kemendes
- 10 Desember 2024
Cara atasi kartu ATM BRI terblokir tanpa harus ke bank
- 1 Agustus 2024
Keuntungan dan potensi kerugian Indonesia gabung BRICS
- 10 Januari 2025
Naik KRL bisa bayar pakai GoPay, ini caranya
- 9 Agustus 2024
Cara membuat dan memperpanjang SKCK
- 19 Agustus 2024
Syarat, ketentuan, dan cara perpanjang SIM online
- 7 Agustus 2024