
UI Peduli Kebencanaan bantu korban banjir di Bekasi dan Depok
- Senin, 10 Maret 2025 11:18 WIB
- waktu baca 3 menit

UI berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana
Depok (ANTARA) – Universitas Indonesia (UI) melalui UI Peduli Kebencanaan bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir yang ada di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi dan Perumahan Sawangan Asri, Depok Jawa Barat.
Direktur Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial UI, Dr LG Saraswati Putri, di Kampus UI Depok, Senin menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian UI terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Sebagai institusi pendidikan yang memiliki tanggung jawab sosial, UI berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Melalui UI Peduli Kebencanaan, kami berharap dapat berkontribusi dalam pemulihan kondisi warga dan mendorong semangat gotong-royong untuk menghadapi tantangan bersama,” ujarnya.
Tim relawan UI yang terdiri atas mahasiswa dan tenaga kependidikan turun langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan, mulai dari makanan siap santap, air mineral, obat-obatan, hingga kebutuhan bayi dan perempuan.
UI menyalurkan bantuan logistik di Perumahan Pondok Gede Permai, yang meliputi 443 botol susu kemasan, 6 ball popok bayi, obat-obatan, 3 pack pembalut wanita, 140 pieces sabun mandi, 50 pieces pembersih, 3 dus air mineral, 4 dus mie instan, serta 50 bungkus nasi siap santap untuk berbuka puasa.
Sementara di Perumahan Sawangan Asri, UI menyalurkan bantuan berupa 18,6 kg kurma, 40 pack minuman susu fermentasi, 40 pack roti sobek, 7 dus air mineral 1.500 ml, serta 85 paket makanan berbuka puasa.
Baca juga: Mahasiswa UI gelar aksi peduli lingkungan di Depok
Baca juga: UI kirim 12 mahasiswa bantu korban gempa Cianjur
Melalui aksi nyata ini, UI Peduli Kebencanaan menjadi garda terdepan dalam menanggapi situasi bencana di Indonesia guna meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan pasca-bencana.
Tingginya curah hujan dan jebolnya tanggul akibat luapan debit air menyebabkan Perumahan Pondok Gede Permai dan Perumahan Sawangan Asri menjadi dua titik terdampak yang cukup parah.
Pada Selasa (4/3) pagi, ketinggian air di Perumahan Pondok Gede Permai mencapai 4 meter, sementara di Perumahan Sawangan Asri mencapai 2 meter akibat hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (2/3) malam.
Bambang selaku Ketua RT 08/RW 10 Perumahan Pondok Gede Permai menyebut banjir di wilayah tersebut terjadi akibat luapan Kali Bekasi yang menerima debit air dari Kali Cikeas dan Kali Cilengsih.
Kejadian ini menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah-rumah warga serta infrastruktur setempat.
“Beberapa rumah mengalami kerusakan parah akibat diterjang air bah. Lumpur tebal yang mengendap setelah banjir juga memperburuk kondisi, membuat akses jalan menjadi licin dan sulit dilalui,” ujarnya.
Tak hanya di Bekasi, kerusakan akibat banjir juga terjadi di Perumahan Sawangan Asri.
Menurut Johan, warga setempat, genangan air seharusnya surut pada pagi hari, namun karena tanggul jebol, banjir bertahan lebih lama. Akibatnya, banyak warga yang mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga yang tidak terdampak.
Baca juga: WIKA Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Banjir di Jakarta dan Bekas
Baca juga: Jasamarga Transjawa Tol bantu bahan pokok bagi korban banjir Bekasi
Baca juga: Pemkot Depok petakan 19 titik banjir untuk ditangani
Pewarta: Feru Lantara
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Mahasiswa UI gelar aksi peduli lingkungan di Depok
- 8 Januari 2025
SIL UI gandeng sekolah ciptakan generasi peduli lingkungan
- 22 November 2024
Tim UI Peduli dan BEM UI sumbang logistik bagi korban gempa Cianjur
- 28 November 2022
UI kirim 12 mahasiswa bantu korban gempa Cianjur
- 24 November 2022
Rekomendasi lain
Lirik lagu senam “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” 2025
- 15 Januari 2025
Doa cari jodoh agar dapat pasangan tepat
- 18 Juli 2024
Profil Andi Sudirman Sulaiman cagub Sulawesi Selatan 2024
- 5 September 2024
10 panggilan romantis untuk pacar, bikin ikatan makin harmonis
- 19 Oktober 2024
Potong kuku malam hari, bolehkah?
- 23 Juli 2024
Lirik lagu “Gugur Bunga”
- 6 Agustus 2024
Manfaat tanaman kecubung untuk kesehatan
- 19 Juli 2024
Jangan anggap sepele, berikut ini cara cegah bullying
- 20 Agustus 2024