Wamenkomdigi bahas peran penting komunikasi publik

Wamenkomdigi bahas peran penting komunikasi publik

  • Jumat, 7 Maret 2025 10:32 WIB
  • waktu baca 2 menit
Wamenkomdigi bahas peran penting komunikasi publik
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (ANTARA/HO-Kemkomdigi)

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria membahas peran penting komunikasi publik dalam penyebarluasan informasi mengenai kebijakan pemerintah dan upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan.

“Komunikasi publik ini punya peran sentral dalam menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, berintegritas,” kata Nezar sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian di Jakarta, Jumat.

“Dan ini bisa terwujud dari penggunaan berbagai macam media sebagai wadah untuk diseminasi kebijakan pemerintah yang mampu menyasar seluruh lapisan masyarakat,” ia menambahkan.

Dalam Kuliah Umum Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Kepolisian Republik Indonesia Dikreg ke-34 Tahun 2025 yang digelar secara daring pada Kamis (6/3), Nezar menyampaikan bahwa digitalisasi mendorong penerapan konsep baru dalam komunikasi publik pemerintah.

“Pemerintah didorong untuk mengadopsi berbagai platform media terkini, seperti media sosial, website, email, dan AI. Juga mempertimbangkan konteks sosio-politik, kredibilitas informasi, serta ekspektasi masyarakat terhadap transparansi,” katanya.

Baca juga: Menkomdigi minta insan humas proaktif berikan informasi ke masyarakat

Nezar mengingatkan bahwa digitalisasi juga menghadirkan tantangan-tantangan dalam komunikasi, seperti potensi kekacauan informasi, misinformasi, disinformasi, dan malinformasi.

Dia menekankan pentingnya penerapan komunikasi kebijakan yang efektif dan strategi komunikasi yang tepat untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

“Kalau strategi kita tidak tepat, tidak mampu mengantisipasi, akan ada celah kekosongan informasi yang diisi mereka yang punya kepentingan mendistorsi ataupun memanipulasi satu keadaan ataupun satu kebijakan,” katanya.

Nezar menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik dengan menerapkan strategi komunikasi publik yang inklusif, responsif, dan andal.

“Perlu untuk mengetahui audiens dan bagaimana cara kita mendengarkan mereka itu sangat penting. Dan kita baru bisa mengetahui saat evaluasi itu dilakukan,” katanya.

Baca juga: Menkomdigi tugaskan Fifi Aleyda pastikan komunikasi publik efektif

Baca juga: Meutya minta biro humas pemerintahan tangkal misinformasi di medsos

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *