
Balai TNK sebut populasi satwa Komodo relatif stabil
- Jumat, 7 Maret 2025 23:36 WIB
- waktu baca 2 menit

Labuan Bajo (ANTARA) – Balai Taman Nasional Komodo (TNK) menyatakan populasi satwa Komodo yang berada di kawasan konservasi Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) relatif stabil.
“Populasi biawak Komodo secara alami mengalami fluktuasi sesuai dengan ketersediaan populasi satwa mangsa di alam, dan secara umum populasi biawak Komodo meningkat dalam tujuh tahun terakhir. Pada tahun 2024 tren populasi biawak Komodo masih dalam rentang stabil,” kata Kepala Balai TNK Hendrikus Rani Siga di Labuan Bajo, Jumat.
Populasi biawak Komodo berdasarkan laporan dari Balai TNK sebanyak 2.897 ekor pada tahun 2018, tahun 2019 sebanyak 3.022 ekor, tahun 2020 sebanyak 3.163 ekor, tahun 2021 sebanyak 3.303 ekor, tahun 2022 sebanyak 3.156 ekor, tahun 2023 sebanyak 3.396 ekor, dan tahun 2024 sebanyak 3.270 ekor.
Hendrikus menjelaskan, walaupun pada tahun 2024 populasi mengalami penurunan, hal tersebut masih dalam kategori relatif stabil.

“Pertumbuhan populasi Komodo akan menyesuaikan dengan daya dukung habitat atau daya dukung alam,” katanya.
Ia menambahkan, naik dan turunnya populasi satwa Komodo dalam kawasan konservasi merupakan hal yang wajar terjadi di alam liar.
“Secara alamiah dia (Komodo) akan beradaptasi dengan daya dukung, kalau daya dukung cukup maka populasi dia akan naik, tapi kalau tidak terlalu mendukung maka akan menurun,” ujarnya.
Salah satu pendukung naiknya populasi satwa Komodo adalah ketersediaan pakan yang memadai, tingginya keberhasilan anak atau bayi Komodo serta ketersediaan mangsa Komodo.
“Biasanya secara alami Komodo pasti akan beradaptasi dengan daya dukung habitat, dia akan menyesuaikan sehingga seperti grafik populasi yang naik turun,” katanya.
Baca juga: BTNK meluncurkan ekowisata Kampung Kerora alternatif wisata di TNK
Baca juga: BBKSDA NTT lepasliarkan seekor Komodo di Manggarai Timur
Pewarta: Gecio Viana
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Balai TNK catat 300.488 kunjungan wisatawan sepanjang 2023
- 5 Januari 2024
Balai Taman Nasional Komodo perkirakan lahan terbakar 10 hektare
- 3 November 2021
Rekomendasi lain
Ragam gelar sarjana S1 di Indonesia
- 20 September 2024
Segudang keutamaan menikahi janda dalam Islam
- 13 September 2024
Daftar obat tradisional yang dilarang BPOM 2024
- 31 Juli 2024
CPNS di Setjen KPU: Link, formasi, seleksi, dan penempatan
- 22 Agustus 2024
Profil Rahmat Mirzani Djausal, cagub Lampung dari Gerindra
- 7 September 2024
Apa itu aplikasi dompet digital DANA dan berbagai manfaatnya
- 19 Agustus 2024
Bolehkah perempuan haid ziarah kubur? Simak penjelasannya
- 29 Agustus 2024