Perawatan mata kering dianjurkan dilakukan satu-dua pekan sekali

Perawatan mata kering dianjurkan dilakukan satu-dua pekan sekali

  • Sabtu, 22 Februari 2025 17:49 WIB
  • waktu baca 2 menit
Perawatan mata kering dianjurkan dilakukan satu-dua pekan sekali
Arsip – Petugas kesehatan memeriksa kondisi mata seorang anak di Jakarta, Jumat (28/6/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/Spt/am.

Jakarta (ANTARA) – Dokter spesialis mata lulusan Universitas Indonesia Dr. dr. Nina Asrini Noor, Sp.M, menganjurkan perawatan mata kering berupa spa uap dilakukan berulang secara berkala, satu hingga dua pekan sekali.

“Waktu ideal untuk melakukan terapi itu adalah satu hingga dua pekan,” kata Nina kepada awak media di Jakarta, Sabtu.

Perawatan mata kering bertujuan untuk memelihara kesehatan mata secara berkelanjutan, mengingat kondisi itu memerlukan manajemen jangka panjang dan bukan sekadar pengobatan satu kali tuntas.

“Mata kering memerlukan perawatan yang berkelanjutan tidak seperti sakit flu yang bisa sembuh dengan sekali pengobatan,” kata Nina.

Baca juga: Penggunaan obat tetes mata bukan solusi pertama mata kering

Terapi spa uap mata , yang dilakukan dalam durasi 10 menit, kering dapat menjadi terapi awal pencegahan mata kering. Terapi itu juga dapat diadopsi sebagai pendamping terapi lain, seperti saat pemberian antibiotik tetes mata dan pemberian anti-inflamasi untuk mengatasi peradangan dan kemungkinan infeksi mata.

Spa uap mata kering dapat digunakan untuk mengurangi keluhan pasien dengan mata lelah akibat durasi aktivitas yang terlalu lama menatap layar gawai dan mengurangi gejala ketidaknyamanan seperti mata mengganjal atau berpasir, nyeri atau perih.

Hingga saat ini belum ditemukan efek samping pada pasien yang telah menjalani terapi tersebut, kata Nina.

Spa mata kering dilakukan dengan bantuan goggle atau masker mata untuk mendistribusikan uap larutan khusus kepada mata pasien. Uap larutan khusus itu mengandung hialuronat dan menurut pakar memberikan efek sejuk dan nyaman lebih lama dibandingkan setelah menggunakan obat tetes mata.

Data Rumah Sakit Mata Jakarta Eye Center menunjukkan pada periode 2023-2024, terdapat sekitar 72.000 pasien yang ditangani dengan keluhan mata kering.

Gejala mata kering dapat berupa rasa mengganjal, mata kemerahan, perih, sensasi mata seperti berpasir, kotoran mata menumpuk dan sulit membuka mata tanpa mengucek.

Baca juga: Dokter: Kompres mata kering dengan handuk hangat bukan dingin

Baca juga: Menggunakan bunga telang untuk obat mata berisiko menimbulkan infeksi

Baca juga: Terlalu lama menatap layar bisa menyebabkan mata kering pada anak

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *