
Seniman: Balon raksasa paus upaya hadirkan kepedulian terhadap laut
- Jumat, 21 Februari 2025 22:55 WIB
- waktu baca 2 menit

Jakarta (ANTARA) – Seniman kontemporer asal Bandung, Arkiv Vilmansa mengungkapkan karya ikonik berupa balon ikan paus raksasa yang ia tampilkan dalam pameran bertajuk “Semesta Arkiv” merupakan upayanya dalam menghadirkan kesadaran dan kepedulian terhadap ekosistem laut.
“Aku mengajak teman-teman audiensi yang lebih luas lagi untuk tahu bahwa kita memang negara maritim kan. Aku membangun kesadaran itu, jadi kita peduli dengan ekosistem laut yang ada di Indonesia,” ujar Arkiv saat ditemui di Jakarta, Jumat.
Balon paus raksasa dari material plastik pvc berwarna merah muda bernama Raga dengan ukuran 4×6 meter dan panjang 30 meter serta Runa berukuran 2×3 meter dan panjang 15 meter ini menjadi salah satu karya ikonik dari pameran tersebut. Keduanya dihadirkan di Galeri Nasional, di area outdoor tepatnya depan galeri serta di halaman tengah galeri.
Baca juga: Menbud: Pameran kontemporer bisa menginspirasi seniman muda berkarya
Arkiv mengaku, dirinya menghadirkan karakter paus itu selama satu tahun. Ia mengakui, balon paus raksasa itu memang terbuat dari plastik pvc. Ke depan, katanya, balon plastik raksasa itu bakal didaur ulang untuk dijadikan sebagai tas jinjing (tote bag) sehingga bisa lebih bermanfaat. “Jadi nggak ada waste sebenarnya,” katanya.
Dirinya mengakui, salah satu tema yang ia hadirkan dalam pemeran itu yakni tema Widya Segara (Wisdom of the Sea) mendapat permintaan untuk dipamerkan di Taiwan, Jepang dan Korea Selatan. Dirinya mengaku ingin fokus melakukan pameran di Indonesia dahulu.
Pameran Semesta Arkiv menghadirkan sebanyak 100 lebih karya berupa lukisan, patung , instalasi dan art toys yang disajikan dalam lima tema yang tersebar di beberapa gedung Galeri Nasional Indonesia yaitu Metaphor of Memories, Monument of Sense (MICKIV HOPE X SUNARYO), Widya Segara (Wisdom of the Sea), Laut Semua Warna dan Sintesa.
Dengan menggandeng sejumlah kolaborator yakni Sunaryo, Darbotz, Erwin Windu Pranata dan Mulyana (Mangmoel) pameran yang digelar mulai 22 Februari hingga 11 Mei 2025 dan dikuratori oleh Rizki A. Zaelani..
Baca juga: Robot anjing China curi perhatian dalam pameran media Arab Saudi
Baca juga: RI tampilkan produk tekstil dalam pameran fesyen berkelanjutan Inggris
Baca juga: Pameran 'Suara Kampung Imsar' suarakan 31 karya foto warga
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
KJRI Jeddah promosikan seni kontemporer Indonesia melalui pameran
- 18 November 2024
Karya-karya seniman kontemporer Ade Habibie dipamerkan di D Gallerie
- 6 September 2024
Linda Gallery gelar pameran patung terbesar karya seniman China
- 25 Agustus 2024
Rekomendasi lain
Apa itu aplikasi dompet digital DANA dan berbagai manfaatnya
- 19 Agustus 2024
Segini harta kekayaan Muhidin, Gubernur Kalsel yang baru dilantik
- 18 Desember 2024
Mengenal pengertian penyakit ain dalam Islam
- 25 September 2024
Urutan lengkap ibadah haji, dari ihram sampai tawaf wada
- 18 September 2024
10 Sungai terpanjang di Indonesia sebagai kekayaan alam perairan
- 20 September 2024
Cara top up GoPay pakai BCA Mobile, lengkap dan praktis
- 9 Agustus 2024