Transjakarta kembali mengoperasikan Halte Ramawangun

Transjakarta kembali mengoperasikan Halte Ramawangun

  • Selasa, 18 Februari 2025 17:56 WIB
  • waktu baca 2 menit
Transjakarta kembali mengoperasikan Halte Ramawangun
Ilustrasi Halte Transjakarta Rawamangun. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) siap kembali mengoperasikan halte ini setelah menutupnya karena pekerjaan konstruksi kereta ringan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome -Manggarai pada 19 Februari 2025. ANTARA/HO-PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

halte temporer (sementara) Rawamangun 1 dan Rawamangun 2 yang semula berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan pengguna Transjakarta tak lagi diperlukan

Jakarta (ANTARA) – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) siap kembali mengoperasikan Halte Rawamangun yang sempat ditutup sementara karena adanya pekerjaan konstruksi kereta ringan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome -Manggarai.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani dalam keterangan di Jakarta, Selasa menyatakan halte ini mulai aktif kembali melayani pengguna mulai esok (19/2).

Baca juga: Transjakarta rekayasa empat rute layanan imbas pembangunan LRT

“Pelanggan sudah bisa menggunakan kembali Halte Rawamangun (pada 19 Februari 2025). TransJakarta selalu memastikan mobilitas masyarakat dapat terpenuhi,” ujar dia.

Dengan begitu, halte temporer (sementara) Rawamangun 1 dan Rawamangun 2 yang semula berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan pengguna Transjakarta tak lagi diperlukan.

Lalu, melalui pengoperasian Halte Rawamangun, sambung Ayu, pengguna dari arah Galunggung (koridor 4) yang ingin menuju koridor 10 (Tanjung Priok – PGC) dapat melakukan perpindahan atau transit di Halte Rawamangun, tidak perlu lagi transit di Halte Kayu Jati.

Baca juga: Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B capai 42,3 persen

Adapun Halte Rawamangun melayani Koridor 4 (Pulo Gadung – Galunggung) dan rute 4D (Pulo Gadung – Kuningan).

Sementara itu, progres proyek LRT Jakarta Fase 1B hingga 31 Januari 2025 telah mencapai 47,13 persen terdiri pekerjaan struktur jalur layang dengan fokus pada pondasi, konstruksi tiang jembatan, serta pemasangan balok jembatan. Saat ini, fokus utama pembangunan yakni konstruksi struktur jalur jembatan, mulai dari pekerjaan pondasi hingga pemasangan balok jembatan.

Baca juga: Merias wajah Jakarta sebagai kota global melalui pembangunan LRT

Hadirnya LRT Jakarta Fase 1B dikatakan tidak hanya akan meningkatkan konektivitas antar wilayah, tetapi juga mendukung sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Proyek ini diharapkan menjadi solusi mobilitas perkotaan yang terjangkau dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat daya saing Jakarta di kancah global.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *