
Pemkab ajak masyarakat lestarikan budaya lokal di Sigi
- Minggu, 16 Februari 2025 14:52 WIB

Sigi, Sulteng (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, mengajak masyarakat serta pemerintah desa dan kecamatan untuk menjaga serta melestarikan budaya lokal yang ada di daerah itu.
Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta di Desa Bolapapu, Minggu, mengatakan salah satu upaya melestarikan budaya Kabupaten Sigi adalah dengan pertunjukan dan mengenalkannya melalui festival-festival.
“Festival Kerambangan of Celebes dapat menjadi wadah pelestarian budaya lokal serta ajang memperkenalkan seni dan tradisi khas daerah kepada masyarakat luas, ” kata Mohamad Irwan Lapatta.
Ia mengemukakan festival itu adalah inisiatif dari Dewan Kesenian Kabupaten Sigi yang bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat.
Baca juga: Disdikbud Kalsel kenalkan seni budaya lokal kepada pelajar
“Tentunya kami mengapresiasi atas inisiatif Dewan Kesenian Sigi yang melaksanakan kegiatan Festival Kerambangan of Celebes di Kecamatan Kulawi,” ucapnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga serta melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Sigi.
“Pada intinya semua pihak baik pemerintah daerah, tokoh adat, masyarakat maupun tokoh agama di Kabupaten Sigi khususnya di Kecamatan Kulawi bisa bersinergi dan bersama-sama menjaga semua budaya yang ada di wilayah itu,” ujarnya.
Menurut Irwan, kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya dan pengembangan seni di Kabupaten Sigi.
Baca juga: Pemkab Bangka Barat angkat budaya lokal dalam Festival Jiran Nusantara
“Harapannya dengan Festival Kerambangan of Celebes ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan, sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat eksistensi seni dan budaya lokal,” ujarnya.
Sebelumnya di wilayah itu juga sudah digelar Festival Kulawi pada tanggal 10 Januari 2025.
Tujuan festival Kulawi itu untuk menyadarkan masyarakat di wilayah Kulawi Selatan, Kulawi, Lindu, dan Pipikoro guna bersama-sama menjaga keharmonisan alam di daerah itu.
Ia menjelaskan kegiatan festival-festival di Kabupaten Sigi dapat menjadi simbol dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup di daerah tersebut.
Baca juga: Pemprov Sulteng mencanangkan Festival Tampo Lore masuk agenda KEN
“Ini bisa menjadi wadah dalam memperkenalkan keindahan Kecamatan Kulawi, baik dari segi budaya, seni, maupun pariwisata kepada masyarakat luas,” tuturnya.
Pewarta: Moh Salam
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Itwasum Polri awasi senjata api di Polsek Biromaru-Sulteng
- 15 Januari 2025
Wakil Ketua MPR pastikan MBG di Sigi mulai 13 Januari 2025
- 9 Januari 2025
Menteri PPMI: Sigi harus sediakan BLK khusus untuk calon PMI
- 2 Januari 2025
Pemkab Sigi tingkatkan pendapatan ekonomi petani kopi di daerah itu
- 21 Desember 2024
Pemkab Sigi siap jadi tuan rumah Festival Kopi Nasional 2024
- 28 November 2024
1.320 surat suara rusak Pilkada 2024 di Kabupaten Sigi dimusnahkan
- 26 November 2024
Rekomendasi lain
Daftar barang dan jasa yang bebas PPN 12 persen
- 14 Desember 2024
Apakah malam 1 Rajab bertepatan dengan Tahun Baru 2025?
- 31 Desember 2024
Cara bayar PBB online, simpel ternyata
- 3 Juli 2024
Asal-usul sejarah Hari Pahlawan 10 November 1945 dan tujuannya
- 6 November 2024
Urutan lengkap ibadah haji, dari ihram sampai tawaf wada
- 18 September 2024
Profil Andika Perkasa, cagub Jateng yang diusung PDIP
- 3 September 2024
Lima cara mudah cek tarif jalan tol
- 15 Agustus 2024
Otorita IKN buka 600 lowongan untuk CPNS 2024
- 23 Agustus 2024