
Humaniora sepekan, CKG dimulai hingga efisiensi anggaran
- Minggu, 16 Februari 2025 06:37 WIB

Di sini, dalam poin pengelolaan gempa bumi dan tsunami Rp41,9 miliar, di situ tetap dipertahankan, termasuk kegiatan sekolah lapang gempa bumi
Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita humaniora dalam sepekan masih menarik untuk dibaca, mulai dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga efisiensi anggaran dipastikan tidak pengaruhi belanja pengelolaan gempa dan tsunami.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.
1. Kemenkes: Pendaftaran Cek Kesehatan Gratis cukup dengan KTP
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Azhar Jaya menyatakan pendaftaran Cek Kesehatan Gratis (CKG) cukup dengan KTP di puskesmas tempat domisili warga.
“Masyarakat bisa mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat, namun kalau ada gangguan maka bisa mendaftar secara offline di puskesmas dengan membawa KTP,” kata Azhar Jaya saat mendampingi Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada berkunjung ke Puskesmas Beji Depok, Senin (10/2).
Selengkapnya baca di sini.
2. PCO sebut masyarakat hemat Rp1 juta lebih berkat cek kesehatan gratis
Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) memproyeksikan bahwa setiap warga dapat menghemat biaya pemeriksaan kesehatan hingga lebih dari Rp1 juta dengan mengikuti program Cek Kesehatan Gratis yang disediakan oleh pemerintah.
“Nilainya -penghematan biaya cek kesehatan setiap orang- kalau dikonversi ya sekitar Rp1 jutaan kalau mereka harus bayar -sendiri- gitu,” ucap Deputi I Bidang Materi Komunikasi dan Informasi PCO Muhammad Isra Ramli di Jakarta, Senin (10/2).
Selengkapnya baca di sini.
3. Kepala BGN: 60 persen anak belum konsumsi makanan gizi lengkap
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan sebanyak 60 persen anak-anak Indonesia belum mengonsumsi makanan dengan gizi yang lengkap.
“Jadi mereka kaget kalau kita sajikan ada karbohidrat, protein, sayuran, buah serat, dan ada susu. Itu 60 persen anak Indonesia tidak pernah melihat menu seperti itu,” ungkap Dadan saat peluncuran Center of Excellence (CoE) atau pusat riset unggulan di kawasan Agribusiness and Technology Park (ATP) IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2).
Selengkapnya baca di sini.
4. PP Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1446 H pada 1 Maret 2025
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal atau 1 Ramadhan 1446 Hijriah/2024 Masehi jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.
“Di wilayah Indonesia, 1 Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi jatuh pada hari Sabtu Pahing, 1 Maret 2025 Masehi,” ujar Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti dalam konferensi pers yang diikuti di Jakarta, Rabu (12/2).
Selengkapnya baca di sini.
5. BMKG sebut anggaran pengelolaan gempa-tsunami tetap dipertahankan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa anggaran terkait dengan pengelolaan gempa dan tsunami tetap dipertahankan, di tengah adanya kebijakan efisiensi anggaran.
“Di sini, dalam poin pengelolaan gempa bumi dan tsunami Rp41,9 miliar, di situ tetap dipertahankan, termasuk kegiatan sekolah lapang gempa bumi,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (12/2), dengan agenda pembahasan seputar kebijakan efisiensi anggaran.
Selengkapnya baca di sini.
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Rekomendasi lain
Profil Airin Rachmi Diany Cagub Banten 2024
- 3 September 2024
Gaji dan tunjangan anggota Bawaslu, segini besarannya!
- 24 Oktober 2024
Referensi model rambut pendek anak laki-laki untuk sekolah
- 21 Agustus 2024
Lirik dan makna lagu “Somebody’s Pleasure” oleh Aziz Hedra
- 8 September 2024
Lirik lagu Nagabe Trio “Martangan Pudi”
- 4 September 2024